Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, Juni 27
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » SLB Banda Aceh, Gampong Keuramat: Kesabaran dan Kesederhanaan dari senyuman
    Opini

    SLB Banda Aceh, Gampong Keuramat: Kesabaran dan Kesederhanaan dari senyuman

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com12/28/2025Tidak ada komentar21 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Penulis : Dinda Rahma Dina, Mahasiswi Psikologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Anak-anak yang hebat, pintar dan semangat, dengan keceriaan yang tergambarkan, senyum yang lebar serta tawa yang mengharukan membuat hati tersentuh akan melihatnya. Apresiasi sangat amat terbesarnya untuk orangtua yang telat melahirkan mereka kedunia yang indah ini, mengasuh dan merawat mereka, serta para konselor yang senantiasa membantu mereka dan mengajarkan mereka, menjadikan hal yang membanggakan yang tak pernah terlupakan. Banda Aceh (28/12/2025)

    Kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di Jln. Gampong Keuramat. sangat mengingatkan arti dari kebahagiaan yang sederhana. Bukan hanya sekedar kegiatan maupun proses belajar, banyak hal yang dapat diresapi ketika bertemu dengan teman-teman disini. Mereka yang senantiasa mengajarkan keberyukuran, kemanusian, serta kesabaran.

    Sekolah dengan disiplin, terstruktur, dan penuh perhatian dari konselor. Aktivitas sederhana seperti jam istirahat, mencuci tangan, makan bersama, belajar, berdoa dan ice breaking menjadi momen berharga yang memperlihatkan keceriaan siswa.

    Pintu kelas terbuka “KREKK”, terlihat dipojok depan kiri kelas, yang bertepatan pada depan pintu kelas, terdapat data diri peserta didik yang ada disana. Terdapat foto yang ceria, disertai dengan nama panggilan mereka yang biasa mereka sebutkan ketika mereka saling memanggil. Nama, umur, hoby, makanan, biodata keluarga mereka juga terdapat dipojok data diri tersebut.

    Ruang kelas yang cerah, nyaman, dan hangat. Kelas yang berada di lantai dua, dengan cahaya yang sesuai dan terdapat beberapa jendela didalamnya. Terlihat sebuah masjid, dan beberapa bangun tinggi dari kelas tersebut. Hiasan-hiasan dinding yang disertai dengan tulisan dan lukisan-lukisan siswa yang ada didalam kelas itu.

    Interaksi dengan sulit, saat pertama kali menyapa dan bertanya bagaimana kabar mereka, dan siapa nama mereka. Tak ada respon maupun balasan yang keluar melalui bibir kala itu. Badan yang menjauh dan mengalihkan pandangan saat bertatapan. Mencoba mendekati salah satu siswa, dan memanggil. Terdengar hanya suara nyanyian yang lantang dan tegas, yang menjadi sebuah kunci untuk menarik perhatian dan terbangunnya komunikasi. Sapaan yang perlahan membuat suasana hangat. Senyuman dan canda tawa bahagia yang selalu terlukiskan. Sebutan serta panggilan nama, pertanyaan demi pertanyaan yang muncul dari bibir mereka.

    Proses belajar dengan melibatkan konselor, sangat membantu dalam menyelesaikan tugas. Waktu istirahat dan makan yang sehat, serta pembelajaran akan pentingnya menjaga kebersihan. Sekolah juga belajar disiplin, pakaian yang rapi, rambut, serta waktu yang harus bisa disesuaikan. Peran konselor yang sangat membantu dengan penuh perhatian, mengingatkan dan selalu memperhatikan mereka, yang menjadi motivasi tersebesar akan kesabaran.

    Nasihat dan larangan terkait perbuatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan menjadi peraturan yang harus mereka ingat. Pembelajaran sosial yang baik, tidak bole mengganggu teman yang sedang belajar dan fokus mengerjakan tugas.

    Melakukan ice breaking di jam akhir kelas. Senang rasanya mereka mendengarkan dan dapat mengikuti perintah yang saya berikan. Pintar, lucu, sedih, yang membuat hati bercampur aduk ketika bermain bersama. Meskipun tidak maksimal, setidaknya pernah mencoba, meskipun tidak sesuai setidaknya pernah belajar, ini yang saya fikirkan ketika mencoba berinteraksi dengan mereka.

    Ditambah dengan suara bantahan, panggilan dan sorakan antar sesama teman sekelas mereka, yang dapat mengajarkan hal sederhana ini. Pengalaman pertama yang baik, dengan mencoba berbicara dan melakukan, akan selalu saya kenang. Raut wajah yang terukir dengan keceriaan, yang akan selalu saya ingat.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    06/27/2026

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,257

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,545

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,795
    Don't Miss
    Opini

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    By admin@kopelmanews.com06/27/202624

    Aceh, Kopelmanews.com – Kenduri jeurat merupakan tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat hingga sekarang. Tradisi…

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026

    Phubbing dan Krisis Koneksi Nyata, Saat Gawai Mengalahkan Kehadiran Manusia

    06/26/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    06/27/2026

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,257

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,545

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.