Close Menu
    What's Hot

    Mahasiswa PKM-KPM Internasional UIN Ar-Raniry Kunjungi KRI Songkhla, Dapat Arahan Keamanan di Thailand Selatan

    08/21/2026

    Perkuat Silaturahmi Lintas Negara, 27 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar KPM dan PKM Internasional di Yala Thailand

    08/20/2026

    Tari Rapa’i Geleng UIN Ar-Raniry Raih Juara 1 dan Anugerah Khas UniMAP di SIGMA Unplugged 2026

    08/18/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Jumat, September 11
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Rahasia Endorfin: Kenapa Kita Jadi Lebih Bahagia Setelah Olahraga?
    Opini

    Rahasia Endorfin: Kenapa Kita Jadi Lebih Bahagia Setelah Olahraga?

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/09/2025Updated:06/09/2025Tidak ada komentar135 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Penulis : Ardian Syah Putra, mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, program studi Psikologi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Pernah merasa lebih tenang ?, bahagia, atau enteng setelah olahraga ringan? Misalnya setelah jalan kaki sore atau sekadar naik turun tangga beberapa menit? Ternyata, itu bukan kebetulan. Tubuh kita sedang bekerja memproduksi hormon bahagia bernama endorfin. Endorfin adalah zat kimia alami yang diproduksi otak saat kita bergerak atau berolahraga. Fungsinya untuk mengurangi rasa sakit dan membuat kita merasa lebih nyaman, rileks, dan bahagia. Karena itu, endorfin sering dijuluki “hormon kebahagiaan.”

    Di zaman sekarang, stres dan kecemasan seperti sudah jadi bagian dari hidup sehari-hari. Tekanan kerja, tugas kuliah, masalah keluarga semuanya bisa membuat mental terasa berat. Tapi, kabar baiknya, tubuh kita punya cara alami untuk melawan stres itu. Dan salah satu cara paling efektif adalah olahraga. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik, terutama olahraga yang dilakukan secara rutin, bisa membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan.

    Salah satu penelitian dari Craft & Perna (2004) membuktikan bahwa orang-orang yang mengalami depresi bisa merasa jauh lebih baik hanya dengan berjalan kaki selama 20–40 menit, tiga kali seminggu. Bahkan hasilnya lebih efektif dibanding kelompok yang hanya mendapat dukungan sosial atau tidak melakukan apa pun.

    Menariknya, banyak orang berpikir bahwa orang yang sedang depresi sulit untuk memulai olahraga, tapi faktanya, dengan dorongan dan dukungan yang tepat, mereka tetap bisa menjalaninya seperti orang biasa. Artinya, semua orang punya kesempatan yang sama untuk merasa lebih baik lewat olahraga.

    Yang penting bukan soal jenis olahraganya, tapi konsistensinya. Mau jogging, bersepeda, yoga, atau bahkan menari di kamar—asal dilakukan secara rutin, itu sudah cukup untuk membantu tubuh memproduksi endorfin. Efeknya? Suasana hati membaik, tidur lebih nyenyak, dan pikiran terasa lebih ringan.

    Aku sendiri juga pernah merasakan manfaatnya. Saat pikiran sedang kacau, aku coba jalan kaki keliling komplek selama 30 menit. Awalnya terasa biasa saja, tapi setelah beberapa hari, mood-ku mulai membaik. Aku jadi lebih fokus, tidur lebih nyenyak, dan lebih semangat menjalani hari.

    Jadi, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

    Kamu nggak perlu langsung lari 5 kilometer atau ikut gym mahal. cukup mulai dari hal kecil: jalan kaki, stretching, atau bersepeda sebentar di pagi hari lakukan secara konsisten. Biarkan tubuhmu terbiasa, dan rasakan sendiri bagaimana endorfin bisa mengubah suasana hati.

    Olahraga bukan cuma soal tubuh yang sehat, tapi juga pikiran yang lebih tenang. Ketika dunia terasa berat, mungkin yang kamu butuhkan bukan pelarian tapi sedikit gerakan. Karena kebahagiaan itu, kadang datang dari langkah-langkah kecil yang kita lakukan untuk diri sendiri.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Guru di Ujung Jeruji, Hukum di Ujung Nurani : Siapa yang Sebenarnya Dilindungi

    08/14/2026

    Takut Ketinggalan Membuat Kita Kehilangan Diri Sendiri

    07/17/2026

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,023

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,219

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,803
    Don't Miss
    Pendidikan

    Problematika Moderasi Beragama (komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodatif terhadap kebudayaan lokal) di Kampus dan Masyarakat

    By admin@kopelmanews.com09/10/202619

    Oleh: Dr. Saifullah, S.Ag., MA.Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh Indonesia merupakan salah satu negara paling…

    Action Project SDGs Dosen FKIP UNIMAL

    09/05/2026

    Mahasiswa PKM-KPM Internasional UIN Ar-Raniry Kunjungi KRI Songkhla, Dapat Arahan Keamanan di Thailand Selatan

    08/21/2026

    80 Mentor Terpilih, Mengemban Amanah Menyambut 1.635 Generasi Baru FTK UIN Ar-Raniry

    08/20/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Problematika Moderasi Beragama (komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodatif terhadap kebudayaan lokal) di Kampus dan Masyarakat

    09/10/2026

    Action Project SDGs Dosen FKIP UNIMAL

    09/05/2026

    Mahasiswa PKM-KPM Internasional UIN Ar-Raniry Kunjungi KRI Songkhla, Dapat Arahan Keamanan di Thailand Selatan

    08/21/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,023

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,219
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.