Close Menu
    What's Hot

    Mirza Gunawan Kembali Terpilih Pimpin PII Aceh Utara Periode 2026-2029

    07/10/2026

    Kunjungan Silaturahmi Staf Ahli Menteri Agama RI ke Sekretariat PW ISNU Aceh

    07/01/2026

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, Juli 14
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home ยป Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya
    Opini

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/27/2026Tidak ada komentar36 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Nahya, Mahasiswi Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Kenduri jeurat merupakan tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat hingga sekarang. Tradisi ini tidak hanya bertujuan untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal dunia, tetapi juga menjadi momen berkumpulnya keluarga dan masyarakat. Salah satu hal yang menarik dalam pelaksanaan Kenduri Jarat adalah perjuangan masyarakat dalam menyiapkan hidangan yang akan disantap bersama setelah acara doa selesai. Banda Aceh (27/06/2026)

    proses memasak untuk Kenduri jeurat tidak dilakukan secara gotong royong di satu tempat. Setiap keluarga memasak sendiri di rumah masing-masing. Sejak siang hingga malam hari, para ibu dan anggota keluarga lainnya sibuk menyiapkan berbagai jenis makanan. Setelah selesai dimasak, hidangan tersebut dibawa ke tempat kenduri untuk disajikan bersama keluarga dan masyarakat yang hadir.

    Menurut saya, hal inilah yang menunjukkan besarnya pengorbanan masyarakat dalam menjaga tradisi Kenduri Jarat. Meskipun harus mengeluarkan tenaga, waktu, dan biaya sendiri, mereka tetap berusaha menyiapkan makanan sebaik mungkin. Tidak sedikit keluarga yang harus begadang hingga larut malam agar semua persiapan berjalan lancar. Namun, kelelahan tersebut seolah terbayar ketika acara kenduri dan berdoa untuk keluarga yang sudah tiada dapat terlaksana dengan baik.

    Biasanya setelah doa bersama selesai dilaksanakan, masyarakat baru menikmati hidangan yang telah dibawa dari rumah masing-masing. Waktu makan bersama bahkan sering berlangsung sekitar pukul tiga dini hari. Walaupun sudah larut dan banyak yang merasa lelah, suasana kebersamaan tetap terasa hangat. Masyarakat duduk bersama, saling berbincang, dan menikmati makanan yang telah dipersiapkan dengan susah payah.

    Bagi saya, makan bersama pada dini hari bukan sekadar menikmati hidangan, tetapi menjadi simbol kebersamaan yang masih terjaga. Tradisi ini mempertemukan keluarga yang jarang bertemu, termasuk para perantau yang pulang kampung untuk mengikuti Kenduri Jarat. Karena itulah, perjuangan masyarakat menyiapkan hidangan tidak hanya menghasilkan makanan untuk di makan, tetapi juga memperkuat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi.

    Oleh sebab itu, Kendurijeurat layak untuk terus dipertahankan. Di balik hidangan yang tersaji pada tengah malam, dan berdoa bersama untuk keluarga yang sudah tiada terdapat kerja keras, pengorbanan, dan rasa kebersamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Tradisi ini membuktikan bahwa nilai kekeluargaan masih tetap hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026

    Filsafat Kebudayaan: Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal di Tengah Arus Modernisasi

    07/06/2026

    Antara Adat dan Syariah : Wacana Filsafat Kebudayaan

    07/06/2026

    Comments are closed.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,498

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,762

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,213

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,798
    Don't Miss
    Pendidikan

    ITF Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3 dan Penyerahan Simbolis Bantuan Biaya Pendidikan kepada 86 Mahasiswa

    By admin@kopelmanews.com07/10/202613

    Aceh, Kopelmanews.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melalui Islamic Trust Fund (ITF)…

    Mirza Gunawan Kembali Terpilih Pimpin PII Aceh Utara Periode 2026-2029

    07/10/2026

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026

    Filsafat Kebudayaan: Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal di Tengah Arus Modernisasi

    07/06/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    ITF Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3 dan Penyerahan Simbolis Bantuan Biaya Pendidikan kepada 86 Mahasiswa

    07/10/2026

    Mirza Gunawan Kembali Terpilih Pimpin PII Aceh Utara Periode 2026-2029

    07/10/2026

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,498

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,762

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,213
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.