Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, Juni 20
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling dan Cara Mengambil Alih Kendali
    Opini

    Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling dan Cara Mengambil Alih Kendali

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/20/2026Tidak ada komentar12 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Teuku Fasha Ramadhana, Mahasiswa Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Pernahkah Anda membuka ponsel hanya untuk memeriksa sesuatu yang penting di media sosial, tetapi tanpa sadar justru berakhir menghabiskan waktu berjam-jam untuk menggeser (scrolling) video pendek di media sosial? Anda tidak sendirian. Banda Aceh (20/06/2026)

    Fenomena ini telah menjadi bagian dari ritual harian modern kita. Namun, alih-alih hanya menyalahkan “kurangnya disiplin diri”, kita perlu melihat lebih dalam ke sekelompok sel di otak kita yang sedang dimanipulasi: sistem dopamin. Secara psikologis, media sosial modern dirancang menggunakan prinsip yang sama dengan mesin judi di kasino, yang dikenal dalam psikologi perilaku sebagai Intermittent Reinforcement (Penguatan Berselang).

    Jebakan “Hadiah” yang Tak Terduga

    Pelopor psikologi perilaku, B.F. Skinner, dalam eksperimennya menemukan bahwa makhluk hidup akan lebih terobsesi melakukan suatu tindakan jika hadiah yang diterima tidak bisa ditebak polanya. Saat kita menggeser layar ke bawah, kita tidak pernah tahu apa yang akan muncul berikutnya. Apakah video lucu? Berita duka? Atau tips memasak?

    Ketidakpastian inilah yang memicu pelepasan dopamin—zat kimia di otak yang bertanggung jawab atas rasa antisipasi dan kesenangan. Otak kita menyukai kejutan, dan setiap kali kita menemukan konten yang menarik, otak mencatatnya sebagai “hadiah”. Akibatnya, kita terus menggeser layar demi mencari “hadiah” berikutnya, membuat kita terjebak dalam lingkaran tanpa akhir (dopamine loop).

    Dampak pada Kesehatan Mental

    Masalahnya, scrolling tanpa sadar (mindless scrolling) ini sering kali menjadi pelarian instan dari emosi negatif, seperti rasa bosan, cemas, atau kesepian. Namun, ini adalah solusi semu. Ketika kita menggunakan media sosial untuk menghindari masalah nyata, kita sebenarnya sedang melakukan coping mechanism yang maladaptif (mekanisme pertahanan diri yang tidak sehat).

    Alih-alih merasa segar, berjam-jam di media sosial sering kali justru meninggalkan rasa lelah secara mental, fokus yang terpecah, hingga perasaan tertinggal (FOMO). Kita kehilangan kemampuan untuk menikmati keheningan dan kebosanan, padahal dari kebosanan itulah kreativitas sering kali lahir.

    Mengambil Alih Kendali

    Lantas, apakah kita harus menghapus semua akun media sosial kita? Tentu tidak realistis bagi sebagian besar orang. Kuncinya adalah mengubah perilaku dari mindless (tanpa sadar) menjadi mindful (penuh kesadaran).

    Salah satu teknik psikologi yang bisa diterapkan adalah terapi kontrol stimulus. Kita bisa membatasi “pemicu” yang membuat kita meraih ponsel secara otomatis melalui langkah sederhana berikut:

    Matikan notifikasi non-esensial: Jangan biarkan ponsel mendikte kapan Anda harus melihatnya. Buat pembatas fisik: Jangan taruh ponsel di atas meja kerja atau di samping kasur saat tidur.

    Praktikkan jeda 5 detik: Saat tangan Anda refleks ingin membuka media sosial, berhentilah selama 5 detik dan tanyakan pada diri sendiri: “Apakah saya membuka ini karena butuh, atau karena saya sedang bosan dan cemas?”

    Media sosial adalah alat yang luar biasa jika kita yang mengendalikannya. Namun, ketika algoritma dan sistem dopamin kita yang mengambil alih kemudi, saat itulah kita kehilangan waktu berharga untuk hidup di dunia nyata. Sudah saatnya kita meletakkan layar, mengambil napas dalam-dalam, dan kembali hadir sepenuhnya untuk diri kita sendiri.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Kita Terlalu Cepat Menyebut Diri ADHD

    06/20/2026

    Ketika Media Sosial Menjadi Tempat Validasi Diri: Mengapa Banyak Anak Muda Sulit Merasa Cukup?

    06/19/2026

    Tinggal Bersama Kawan Membutuhkan Rasa Saling Pengertian

    06/18/2026

    Comments are closed.

    Top Posts

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,204

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,782

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,064

    Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?

    06/12/20251,240
    Don't Miss
    Opini

    Kita Terlalu Cepat Menyebut Diri ADHD

    By admin@kopelmanews.com06/20/20269

    Aceh, Kopelmanews.com – Sepertinya aku ADHD.” Kalimat ini kini terdengar seperti diagnosis mandiri yang paling…

    Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling dan Cara Mengambil Alih Kendali

    06/20/2026

    Ketika Media Sosial Menjadi Tempat Validasi Diri: Mengapa Banyak Anak Muda Sulit Merasa Cukup?

    06/19/2026

    Pegadaian Syariah Terima Al Farabi Award Kategori Lembaga Inspiratif

    06/18/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Kita Terlalu Cepat Menyebut Diri ADHD

    06/20/2026

    Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling dan Cara Mengambil Alih Kendali

    06/20/2026

    Ketika Media Sosial Menjadi Tempat Validasi Diri: Mengapa Banyak Anak Muda Sulit Merasa Cukup?

    06/19/2026
    Most Popular

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,204

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,782

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,064
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.