Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rabu, Juni 24
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home ยป Jangan Percaya Semua Pikiranmu: Ketika Asumsi Terasa Seperti Fakta
    Opini

    Jangan Percaya Semua Pikiranmu: Ketika Asumsi Terasa Seperti Fakta

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/24/2026Updated:06/24/2026Tidak ada komentar12 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Muhammad Ihsan Shodiq, Mahsiswa Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Pernahkah Anda merasa yakin bahwa semua orang sedang menilai Anda? Atau merasa satu kegagalan adalah bukti bahwa Anda memang tidak berbakat? Mungkin juga pernah muncul pikiran bahwa masa depan akan buruk hanya karena satu rencana tidak berjalan sesuai harapan. Yang menarik, sering kali kita mempercayai pikiran-pikiran itu tanpa mempertanyakannya terlebih dahulu. Banda Aceh (24/06/2026)

    Contohnya mudah ditemukan. Mahasiswa yang dapat nilai buruk langsung merasa dirinya bodoh. Pelamar kerja yang ditolak merasa tidak layak. Pesan yang tidak dibalas langsung diterjemahkan sebagai tanda bahwa orang itu marah. Padahal belum tentu demikian.

    Saat kita sedih, cemas, atau tertekan, perhatian kita menyempit ke hal-hal yang paling mengancam. Dan kemungkinan lain yang lebih masuk akal tersisih. Akibatnya, asumsi terasa seperti fakta.

    Dalam psikologi ini termasuk distorsi kognitif. Distorsi kognitif adalah pola pikir yang keliru, bias, atau menyimpang dan mendorong kita menilai situasi secara tidak akurat dan selalu ke arah negatif. Misalnya: satu kegagalan dianggap sebagai bukti bahwa kita akan selalu gagal. Jadi, kenario terburuk dibayangkan tanpa ada dasar yang jelas dan tak berlandaskan fakta.

    Media sosial memperburuk ini. Kita membandingkan kondisi kita sehari-hari dengan versi terbaik orang lain yang mereka tampilkan di layar. Yang terlihat di sana hanya sebagian kecil dari hidupnya, tapi otak kita memperlakukannya sebagai gambaran utuh.

    Karena itu, perlu rasanya untuk membedakan pikiran dari kenyataan. Saat pikiran negatif muncul, tanyakan: ini fakta atau asumsi yang aku buat sendiri? Pertanyaan itu sederhana, tapi cukup untuk mengganggu autopilot negatif yang sedang berjalan.

    Masalah memang menyakitkan. Tapi barangkali bukan masalahnya yang paling berat, melainkan narasi yang kita tambahkan sendiri. Asumsi negatif kita jadikan fakta, lalu kita heran kenapa semuanya terasa gelap. Mengenali distorsi kognitif bukan soal memaksa diri berpikir positif. Lebih ke arah belajar lebih adil pada diri sendiri.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Jejak Awal Peradaban Nusantara dalam Kehidupan Paleolitikum dan Mesolitikum

    06/24/2026

    Perjalanan Islam di Anatolia: Dari Dinasti Seljuk hingga Kesultanan Turki Utsmani

    06/24/2026

    Mau Kerja Harus Pakai Orang Dalam?, Matinya Keadilan bagi Anak Muda Tanpa Koneksi

    06/24/2026

    Comments are closed.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202612,208

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,209

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,789

    Griefbot, Ilusi Keabadian Digital, dan Krisis Duka dalam Psikologi Klinis Abad ke-21

    06/16/20262,358
    Don't Miss
    Opini

    Jejak Awal Peradaban Nusantara dalam Kehidupan Paleolitikum dan Mesolitikum

    By admin@kopelmanews.com06/24/202610

    Aceh, Kopelmanews.com – Indonesia merupakan salah satu wilayah yang memiliki sejarah panjang mengenai perkembangan kehidupan…

    Perjalanan Islam di Anatolia: Dari Dinasti Seljuk hingga Kesultanan Turki Utsmani

    06/24/2026

    Mau Kerja Harus Pakai Orang Dalam?, Matinya Keadilan bagi Anak Muda Tanpa Koneksi

    06/24/2026

    Jangan Percaya Semua Pikiranmu: Ketika Asumsi Terasa Seperti Fakta

    06/24/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Jejak Awal Peradaban Nusantara dalam Kehidupan Paleolitikum dan Mesolitikum

    06/24/2026

    Perjalanan Islam di Anatolia: Dari Dinasti Seljuk hingga Kesultanan Turki Utsmani

    06/24/2026

    Mau Kerja Harus Pakai Orang Dalam?, Matinya Keadilan bagi Anak Muda Tanpa Koneksi

    06/24/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202612,208

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,209

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,789
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.