Close Menu
    What's Hot

    Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Pasar Soroti Dampaknya

    07/27/2026

    3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026

    07/24/2026

    Mirza Gunawan Kembali Terpilih Pimpin PII Aceh Utara Periode 2026-2029

    07/10/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Senin, Agustus 3
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » DEMA FTK UIN Ar-Raniry Menolak Keras: Tolak Penutupan Prodi Keguruan, Desak Reformasi Kesejahteraan Guru
    Opini

    DEMA FTK UIN Ar-Raniry Menolak Keras: Tolak Penutupan Prodi Keguruan, Desak Reformasi Kesejahteraan Guru

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com05/05/2026Updated:05/05/2026Tidak ada komentar84 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Muhammad Alfajri, Ketua DEMA FTK UIN Ar-Raniry Periode 2026-2027
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Pernyataan Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang menyinggung evaluasi hingga penutupan program studi dengan dalih menyesuaikan kebutuhan pasar industri memantik kegelisahan publik. Banda Aceh, (5/5/2026)

    Narasi ini secara tidak langsung menempatkan prodi keguruan sebagai tidak relevan, karena dianggap tidak sejalan dengan logika pasar kerja.

    Namun, pendekatan tersebut justru keliru. Indonesia masih kekurangan ratusan ribu guru dan berpotensi defisit lebih dari 1 juta akibat pensiun massal dalam beberapa tahun ke depan (Kementerian Pendidikan; Antara, 2024).

    Di saat yang sama, kesejahteraan guru—terutama honorer—masih berada di kisaran Rp1–2 juta per bulan (BPS, 2023). Ini menunjukkan bahwa persoalan utama bukan pada relevansi prodi, melainkan pada kegagalan negara dalam mengelola distribusi dan menjamin kesejahteraan guru.

    Ketua DEMA FTK UIN Ar-Raniry, Muhammad Alfajri, menegaskan bahwa pendidikan tidak bisa direduksi hanya menjadi alat pemenuhan kebutuhan pasar industri.

    “Jika ‘kebutuhan pasar industri’ dijadikan satu-satunya tolok ukur, maka pendidikan kehilangan arah. Prodi keguruan bukan untuk memenuhi industri, tetapi untuk memastikan keberlangsungan pendidikan bangsa,” tegasnya.

    Ia juga mengkritik keras logika tersebut sebagai bentuk penyederhanaan kebijakan.

    “Masalahnya bukan pada prodinya, tetapi pada sistem yang tidak mampu menyerap, mendistribusikan, dan menyejahterakan guru. Menutup prodi adalah jalan pintas yang keliru,” lanjut Alfajri.

    Bagi mahasiswa FTK UIN Ar-Raniry, narasi kebutuhan pasar industri tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan sektor strategis seperti pendidikan. Penutupan prodi keguruan bukan solusi, melainkan langkah mundur yang berpotensi memperparah krisis guru di masa depan.

    Sikap tegas pun disampaikan: hentikan wacana penutupan prodi keguruan dan fokus pada reformasi nyata terhadap kesejahteraan serta distribusi guru. Tanpa itu, pendidikan Indonesia hanya akan terus berjalan tanpa arah yang jelas.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Takut Ketinggalan Membuat Kita Kehilangan Diri Sendiri

    07/17/2026

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026

    Filsafat Kebudayaan: Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal di Tengah Arus Modernisasi

    07/06/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202620,983

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,214

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,801
    Don't Miss
    Pendidikan

    Permainan Mencari Mata Hewan, Melatih Atensi Visual

    By admin@kopelmanews.com08/03/20269

    Aceh, Kopelmanews.com – Mengikuti arah mata pada sebuah gambar mungkin terlihat sebagai aktivitas yang sangat…

    Silaturahmi Remaja Masjid se-Kecamatan Gunung Malela Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Generasi Muda

    08/02/2026

    Perkuat Relevansi Pendidikan Vokasional, FKIP UNIMAL, FT UNIMED, dan PNL Gelar FGD Penyelarasan Kurikulum Serumpun

    07/31/2026

    Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Pasar Soroti Dampaknya

    07/27/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Permainan Mencari Mata Hewan, Melatih Atensi Visual

    08/03/2026

    Silaturahmi Remaja Masjid se-Kecamatan Gunung Malela Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Generasi Muda

    08/02/2026

    Perkuat Relevansi Pendidikan Vokasional, FKIP UNIMAL, FT UNIMED, dan PNL Gelar FGD Penyelarasan Kurikulum Serumpun

    07/31/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202620,983

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,214
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.