Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, Juni 25
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home ยป Apa Itu Deep Learning dalam Pendidikan?
    Opini

    Apa Itu Deep Learning dalam Pendidikan?

    Rahmat Sapaat SiregarBy Rahmat Sapaat Siregar06/30/2025Tidak ada komentar8 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Istilah Deep Learning dalam konteks pendidikan adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan penguasaan kompetensi secara mendalam, namun dalam cakupan materi yang lebih sempit.

    Pendekatan ini, siswa didorong untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan benar-benar menyelami topik yang sedang dipelajari. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami secara konseptual, tetapi juga mampu menjelajahi makna yang lebih dalam dan menikmati keindahan dari materi.

    Pendekatan Deep Learning sangat kontras dengan pendekatan Surface Learning, yaitu pendekatan pembelajaran yang berusaha mencakup banyak materi dalam waktu singkat, tetapi sering kali mengorbankan kedalaman pemahaman. Akibatnya, siswa hanya menghafal informasi tanpa benar-benar memahaminya, sehingga kehilangan makna, pengalaman, dan rasa memiliki dalam proses belajar.

    Tiga Elemen Utama dalam Deep Learning

    Implementasi Deep Learning dalam pendidikan dapat diwujudkan melalui tiga elemen utama, yaitu:

    1. Meaningful Learning. Meaningful Learning adalah konsep yang dikembangkan oleh David Ausubel, yang menekankan pentingnya keterkaitan antara informasi baru dengan pengetahuan yang sudah dimiliki siswa sebelumnya. Dalam pendekatan ini, guru berperan aktif dalam membantu siswa mengaitkan konsep-konsep baru dengan pengalaman atau pengetahuan yang telah mereka kuasai.
    2. Mindful Learning. Mindful Learning atau pembelajaran yang sadar, sering dikaitkan dengan konsep metakognisi dalam teori pendidikan. Dalam pendekatan ini, siswa diajak untuk menyadari sepenuhnya proses belajar yang mereka alami. Ada beberapa bentuk kesadaran yang dibangun:
      • Kesadaran terhadap apa yang sudah dipahami.
      • Kesadaran terhadap apa yang belum dikuasai.
      • Kesadaran atas pentingnya memahami materi tersebut.
      • Kesadaran terhadap alur proses pembelajaran.
      • Kesadaran terhadap kemajuan dan hasil belajar.
      • Kesadaran atas kemungkinan eksplorasi materi lebih lanjut.
    3. Joyful Learning. Joyful Learning adalah elemen yang memastikan suasana belajar tetap menyenangkan dan memotivasi. Dalam pendekatan ini, pembelajaran dirancang agar siswa merasa antusias dan terlibat secara emosional. Strateginya bisa berupa permainan edukatif, aktivitas kelompok, simulasi, atau proyek kreatif.

    Ketiganya saling melengkapi. Meaningful Learning membantu siswa memaknai apa yang mereka pelajari, Mindful Learning menjadikan siswa sebagai agen aktif dan sadar dalam proses belajar, dan Joyful Learning menciptakan suasana yang menyenangkan agar siswa termotivasi untuk terus belajar.

    Dengan cara ini, siswa diarahkan menjadi agen aktif dalam pembelajarannya sendiri. Namun, kesadaran seperti ini tidak muncul otomatis, terutama pada anak-anak. Maka dari itu, guru memiliki peran penting untuk menuntun dan membangun kesadaran ini secara konsisten.

    Ketika siswa menikmati proses belajar, mereka akan lebih aktif dan semangat untuk memahami materi. Jika suasana menyenangkan ini dikombinasikan dengan pembelajaran yang bermakna dan penuh kesadaran, maka terbentuklah motivasi intrinsik dalam diri siswa. Hasil akhirnya, mereka tidak hanya belajar untuk nilai, tapi juga untuk tumbuh menjadi pembelajar sepanjang hayat.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    Rahmat Sapaat Siregar
    • Instagram

    Related Posts

    Penuhi Toplesmu Tanpa Memecahkan Toples Milik Orang Lain

    06/25/2026

    Hubungan Serius Terasa Menyesakkan: Mengenal Fear of Commitment

    06/25/2026

    Pasca-Banjir Aceh, Siapa yang Peduli Luka Batin Korban?

    06/25/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202617,682

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,383

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,794
    Don't Miss
    Opini

    Penuhi Toplesmu Tanpa Memecahkan Toples Milik Orang Lain

    By admin@kopelmanews.com06/25/20264

    Aceh, Kopelmanews.com – Kita mungkin sudah sering mendengar berbagai stereotip tentang anak tengah. Ada yang…

    Hubungan Serius Terasa Menyesakkan: Mengenal Fear of Commitment

    06/25/2026

    Pasca-Banjir Aceh, Siapa yang Peduli Luka Batin Korban?

    06/25/2026

    Hampir Sempurna: Mengapa Juara Dua Sulit Merasa Puas?

    06/25/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Penuhi Toplesmu Tanpa Memecahkan Toples Milik Orang Lain

    06/25/2026

    Hubungan Serius Terasa Menyesakkan: Mengenal Fear of Commitment

    06/25/2026

    Pasca-Banjir Aceh, Siapa yang Peduli Luka Batin Korban?

    06/25/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202617,682

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,383

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.