Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Minggu, Juni 21
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Antara Kesadaran Diri dan Kesalahan Pemahaman: Di Mana Batas Self-Diagnose?
    Opini

    Antara Kesadaran Diri dan Kesalahan Pemahaman: Di Mana Batas Self-Diagnose?

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/21/2026Tidak ada komentar55 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Meri Aprilia, Mahasiswi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Isu tentang kesehatan mental adalah topik yang hangat dibicarakan beberapa tahun belakangan. Hal ini membuka kesadaran tentang kesehatan mental yang sebelumnya masih agak tabu dikalangan masyarakat awam indonesia. Banda Aceh (21/06/2026)

    Topik ini mudah ditemui dan mulai banyak dibicarakan terutama melalui platform online yang bisa diakses oleh siapa saja. Google Trends Indonesia mencatat “mental health” dan “terapi online” masuk daftar pencarian populer, dipicu oleh semakin terbukanya publik membicarakan stres, depresi, burnout, hingga kecemasan, (Kawan Sejati Media). Namun di sisi lain ada hal yang juga tidak kalah penting untuk diperhatikan dan sering terabaikan, salah satu fenomena yang mungkin jarang disadari adalah self diagnose.

    Penelitian menunjukkan bahwa 58,1% remaja berada dalam kategori kuat untuk melakukan self-diagnose, sementara 77,3% individu usia dewasa awal berada dalam kategori moderat. Sebagian besar self-diagnose dilakukan oleh remaja yang memperoleh informasi dari media sosial, (Pratiwi, 2024).

    Mengonsumsi konten tentang kesadaran terhadap kesehatan mental dengan cara yang tidak bijak justru bisa berdampak jauh lebih merugikan, konten yang membahas isu tentang kesehatan mental sejatinya ditujukan untuk mengedukasi dan menambah informasi, bukan untuk mengikuti trend di media sosial.

    Konten-konten bertema gangguan mental di media sosial seperti “tanda-tanda kamu memiliki anxiety” dan lain-lain yang dibalut dengan narasi “menurut psikologi,” bisa saja diciptakan oleh yang bukan professional di bidangnya dan tentu dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman yang berujung dengan terjadinya self diagnose.

    Self-diagnose memang dapat membuka kesadaran seseorang untuk waspada tentang gangguan psikologis yang mungkin dialaminya. Namun perlu diketahui bahwa diagnosa yang hanya didasarkan pada perasaan relate nyatanya tidak cukup mampu untuk mendiagnosa sebuah gangguan tanpa bantuan professional. Hal ini justru lebih mengkhawatirkan jika tetap dibiarkan terjadi.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Media Digital sebagai Alternatif Penghasilan Sampingan bagi Mahasiswa

    06/20/2026

    Kita Terlalu Cepat Menyebut Diri ADHD

    06/20/2026

    Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling dan Cara Mengambil Alih Kendali

    06/20/2026

    Comments are closed.

    Top Posts

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,204

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,782

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,064

    Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?

    06/12/20251,240
    Don't Miss
    Opini

    Antara Kesadaran Diri dan Kesalahan Pemahaman: Di Mana Batas Self-Diagnose?

    By admin@kopelmanews.com06/21/202655

    Aceh, Kopelmanews.com – Isu tentang kesehatan mental adalah topik yang hangat dibicarakan beberapa tahun belakangan.…

    Media Digital sebagai Alternatif Penghasilan Sampingan bagi Mahasiswa

    06/20/2026

    Kita Terlalu Cepat Menyebut Diri ADHD

    06/20/2026

    Mengapa Kita Sulit Berhenti Scrolling dan Cara Mengambil Alih Kendali

    06/20/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Antara Kesadaran Diri dan Kesalahan Pemahaman: Di Mana Batas Self-Diagnose?

    06/21/2026

    Media Digital sebagai Alternatif Penghasilan Sampingan bagi Mahasiswa

    06/20/2026

    Kita Terlalu Cepat Menyebut Diri ADHD

    06/20/2026
    Most Popular

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,204

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,782

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,064
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.