Aceh, Kopelmanews.com – Pernahkah Anda merasa yakin bahwa semua orang sedang menilai Anda? Atau merasa satu kegagalan adalah bukti bahwa Anda memang tidak berbakat? Mungkin juga pernah muncul pikiran bahwa masa depan akan buruk hanya karena satu rencana tidak berjalan sesuai harapan. Yang menarik, sering kali kita mempercayai pikiran-pikiran itu tanpa mempertanyakannya terlebih dahulu. Banda Aceh (24/06/2026)
Contohnya mudah ditemukan. Mahasiswa yang dapat nilai buruk langsung merasa dirinya bodoh. Pelamar kerja yang ditolak merasa tidak layak. Pesan yang tidak dibalas langsung diterjemahkan sebagai tanda bahwa orang itu marah. Padahal belum tentu demikian.
Saat kita sedih, cemas, atau tertekan, perhatian kita menyempit ke hal-hal yang paling mengancam. Dan kemungkinan lain yang lebih masuk akal tersisih. Akibatnya, asumsi terasa seperti fakta.
Dalam psikologi ini termasuk distorsi kognitif. Distorsi kognitif adalah pola pikir yang keliru, bias, atau menyimpang dan mendorong kita menilai situasi secara tidak akurat dan selalu ke arah negatif. Misalnya: satu kegagalan dianggap sebagai bukti bahwa kita akan selalu gagal. Jadi, kenario terburuk dibayangkan tanpa ada dasar yang jelas dan tak berlandaskan fakta.
Media sosial memperburuk ini. Kita membandingkan kondisi kita sehari-hari dengan versi terbaik orang lain yang mereka tampilkan di layar. Yang terlihat di sana hanya sebagian kecil dari hidupnya, tapi otak kita memperlakukannya sebagai gambaran utuh.
Karena itu, perlu rasanya untuk membedakan pikiran dari kenyataan. Saat pikiran negatif muncul, tanyakan: ini fakta atau asumsi yang aku buat sendiri? Pertanyaan itu sederhana, tapi cukup untuk mengganggu autopilot negatif yang sedang berjalan.
Masalah memang menyakitkan. Tapi barangkali bukan masalahnya yang paling berat, melainkan narasi yang kita tambahkan sendiri. Asumsi negatif kita jadikan fakta, lalu kita heran kenapa semuanya terasa gelap. Mengenali distorsi kognitif bukan soal memaksa diri berpikir positif. Lebih ke arah belajar lebih adil pada diri sendiri.

