Penulis: admin@kopelmanews.com

Aceh, Kopelmanews.com – Kalau ada yang bertanya bagaimana saya menjadi diri saya yang sekarang, mungkin jawabannya ada pada dua orang yaitu Mama dan Papa. Saya adalah anak perempuan pertama dalam keluarga. Sejak kecil, saya tumbuh dengan begitu banyak kasih sayang, terutama dari Papa. Banda Aceh, (15/06/2026) Sampai sekarang, galeri keluarga penuh dengan foto dan video masa kecil saya yang direkam olehnya. Ada video saat saya bermain, saat saya bercerita dengan bahasa anak-anak yang masih cadel, bahkan saat saya mengikat rambut Papa sesuka hati dan beliau hanya tertawa melihat tingkah saya. Dulu saya menganggap semua itu biasa saja. Namun semakin bertambah…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Di era media sosial saat ini, kehidupan orang lain terasa semakin mudah untuk dilihat. Setiap hari, kita disuguhi berbagai pencapaian, mulai dari kelulusan, pekerjaan impian, bisnis yang berkembang, hingga kehidupan yang tampak sempurna. Tanpa disadari, kebiasaan melihat kehidupan orang lain sering membuat banyak anak muda merasa tertinggal dari teman-teman seusianya. Banda Aceh (15/06/2026) Perasaan tertinggal bukan lagi hal yang asing, terutama bagi mereka yang sedang berada di usia 20-an. Pada fase ini, banyak orang mulai dihadapkan pada berbagai tuntutan hidup. Ada yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan, mencari pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, atau bahkan masih berusaha menemukan arah…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Tradisi masyarakat di Bener Meriah dalam pelaksanaan aqiqah dan sunat rasul memiliki keunikan tersendiri yang masih bertahan hingga saat ini. Salah satu tradisi yang cukup menarik perhatian adalah kebiasaan merias kambing sebelum disembelih. Banda Aceh (15/06/2026) Kambing tersebut tidak hanya dihias biasa, tetapi juga diberi bedak, lipstik, diperlihatkan ke cermin, bahkan diberi makan kue basah layaknya manusia yang sedang diperlakukan secara istimewa. Bagi sebagian masyarakat, hal ini dianggap sebagai bagian dari adat dan bentuk penghormatan terhadap hewan yang akan dijadikan aqiqah. Namun di sisi lain, tradisi ini juga menimbulkan berbagai pandangan di tengah masyarakat karena dianggap mulai…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Demokrasi dipahami sebagai sistem yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menyampaikan pendapat, memilih pemimpin, serta ikut berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui demokrasi, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi dan mengekspresikan pandangannya terhadap berbagai persoalan publik. Banda Aceh (15/06/2026) Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, muncul fenomena yang cukup mengkhawatirkan, yaitu masyarakat yang semakin mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Pertanyaannya, ketika masyarakat mudah terprovokasi hingga menimbulkan konflik sosial, perpecahan, bahkan tindakan yang merugikan orang lain, siapakah yang sebenarnya gagal dalam demokrasi? Fenomena masyarakat yang mudah terprovokasi dapat…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Siapa sih yang sekarang nggak punya media sosial? Rasanya hampir semua orang punya akun Instagram, TikTok, atau platform lainnya. Bangun tidur buka media sosial, sebelum tidur buka media sosial lagi. Bahkan kadang niatnya cuma lima menit, eh tahu-tahu sudah satu jam scrolling tanpa sadar. Banda Aceh (15/06/2026) Sebenarnya media sosial itu menyenangkan. Kita bisa berbagi cerita, melihat kehidupan teman, mencari hiburan, sampai menemukan informasi baru. Banyak juga yang menjadikan media sosial sebagai tempat untuk menunjukkan karya, bakat, dan pencapaian mereka. Nggak sedikit orang yang mendapatkan kesempatan besar karena aktif di media sosial. Tapi pernah nggak sih, saat…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Saat masih duduk di bangku SMA, merantau untuk kuliah terlihat sangat menyenangkan. Banyak orang membayangkan kehidupan yang lebih bebas, bisa mengatur waktu sendiri, pergi ke mana saja tanpa banyak aturan, dan merasakan pengalaman baru di tempat yang berbeda dari kampung halaman. Banda Aceh (15/06/2026) Namun kenyataannya, menjadi anak rantau tidak semudah yang dibayangkan. Di balik kebebasan yang didapat, ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Mulai dari beradaptasi dengan lingkungan baru, mengatur keuangan sendiri, hingga menghadapi rasa rindu kepada keluarga. Hal-hal sederhana yang dahulu sering dianggap biasa justru menjadi sesuatu yang sangat dirindukan. Sarapan yang sudah tersedia di…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Demokrasi memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat, kritik, maupun aspirasi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Perkembangan teknologi informasi membuat kebebasan tersebut semakin mudah dilakukan melalui berbagai platform media sosial. Banda Aceh (14/06/2026) Saat ini, siapa pun dapat mengomentari isu politik, pendidikan, ekonomi, maupun sosial hanya dengan menggunakan telepon genggam. Namun, di balik kemudahan tersebut muncul fenomena yang cukup menarik untuk dikaji, yaitu banyaknya individu yang aktif berkomentar mengenai berbagai persoalan publik, tetapi kurang menunjukkan keterlibatan nyata dalam upaya penyelesaiannya. Fenomena ini dapat ditemukan hampir setiap hari dalam kehidupan masyarakat. Ketika…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Di ruang tunggu, di dalam kelas, saat makan, bahkan sebelum tidur, pemandangan yang paling sering kita lihat hari ini adalah seseorang yang menunduk menatap layar ponselnya. Jempol bergerak tanpa henti menggulir video demi video, konten demi konten, dari satu tren ke tren berikutnya. Banda Aceh (14/06/2026) Fenomena ini melahirkan apa yang disebut sebagai generasi scroll, yaitu generasi yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengonsumsi informasi digital secara cepat dan terus-menerus. Ironisnya, di tengah banjir informasi tersebut, banyak anak muda justru semakin jauh dari isu-isu penting yang berkaitan dengan bangsa, negara, dan demokrasi. Indonesia merupakan salah satu negara…

Read More

Aceh, Kopelmanews.com – Demokrasi Pancasila berlandaskan prinsip kedaulatan rakyat yang tercermin dalam semboyan “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. Sistem ini dirancang agar setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan merasakan manfaat pembangunan. Namun, dalam praktiknya, muncul pertanyaan: apakah Demokrasi Pancasila benar-benar menjadi wadah suara rakyat atau justru lebih banyak dipengaruhi kepentingan elit politik? Banda Aceh, (13/06/2026) Secara Ideal, Demokrasi Pancasila memiliki fondasi yang kuat untuk menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Nilai-nilai seperti persatuan, keadilan sosial, dan musyawarah untuk mufakat mengandung makna bahwa keputusan diambil setelah mempertimbangkan kepentingan bersama, bukan…

Read More