Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rabu, Juni 24
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home ยป Apakah Ilmu Masih Dikuasai Islam jika Andalusia Tidak Jatuh?
    Opini

    Apakah Ilmu Masih Dikuasai Islam jika Andalusia Tidak Jatuh?

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/24/2026Updated:06/24/2026Tidak ada komentar9 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Muhammmad Ziyad Ul Haq, Mahasiswa Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Kalau kita bicara tentang Andalusia, kebanyakan orang mungkin langsung ingat bahwa itu adalah wilayah Islam di Spanyol yang akhirnya jatuh pada tahun 1492. Tapi bagi kita, yang menarik bukan cuma soal jatuh atau tidaknya sebuah wilayah. Yang lebih menarik adalah membayangkan bagaimana dunia hari ini kalau Andalusia masih bertahan. Banda Aceh (24/06/2026)

    Apakah dunia Islam masih menjadi pusat ilmu pengetahuan? Apakah universitas-universitas terbaik dunia akan berada di wilayah Islam? Atau mungkin bahasa Arab masih menjadi bahasa utama ilmu pengetahuan seperti bahasa Inggris sekarang? Pertanyaan ini memang tidak bisa dijawab dengan pasti, tetapi tetap menarik untuk dipikirkan. Soalnya, kalau melihat sejarah, Andalusia bukan tempat biasa. Di sana lahir dan berkembang banyak ilmuwan besar yang pemikirannya dipakai selama berabad-abad.

    Saat sebagian wilayah Eropa masih menghadapi berbagai konflik, Andalusia justru menjadi tempat orang-orang datang untuk belajar. Menurut sejarawan Will Durant dalam bukunya The Story of Civilization, peradaban Islam pada masa itu berperan besar dalam menjaga dan mengembangkan ilmu pengetahuan ketika Eropa sedang mengalami masa-masa sulit.

    Pernyataan ini menunjukkan bahwa dunia Islam saat itu bukan hanya ikut dalam perkembangan ilmu, tetapi juga menjadi salah satu penggeraknya. Kita juga bisa melihat hal yang sama dari pendapat John M. Hobson dalam bukunya The Eastern Origins of Western Civilization. Ia menjelaskan bahwa banyak kemajuan yang kemudian muncul di Eropa sebenarnya tidak lahir begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh ilmu, teknologi, dan pemikiran yang berkembang lebih dulu di dunia Timur, termasuk peradaban Islam.

    Andalusia menjadi salah satu jembatan penting yang menghubungkan ilmu tersebut ke Eropa. Karena itu, tidak aneh kalau ada yang beranggapan bahwa jika Andalusia tidak jatuh, mungkin pusat perkembangan ilmu dunia tidak akan berpindah begitu cepat ke Barat. Tapi menurut kita, ada pertanyaan yang lebih penting daripada sekadar membayangkan bagaimana dunia jika Andalusia masih bertahan.

    Pertanyaan itu adalah, mengapa peradaban yang begitu maju bisa mengalami kemunduran? Sebab kalau kita jujur melihat sejarah, kejatuhan Andalusia tidak hanya disebabkan oleh serangan dari luar. Banyak sumber sejarah menunjukkan bahwa konflik internal, perpecahan politik, dan perebutan kekuasaan juga ikut mempercepat keruntuhannya.

    Dalam bukunya Muqaddimah, Ibnu Khaldun menjelaskan bahwa sebuah peradaban sering kali runtuh bukan karena musuhnya terlalu kuat, melainkan karena kekuatan dari dalam mulai melemah. Ketika persatuan hilang, ketika para pemimpinnya lebih sibuk memikirkan kepentingan sendiri, dan ketika semangat membangun mulai memudar, maka kehancuran biasanya tinggal menunggu waktu. Kalau dipikir-pikir, pendapat Ibnu Khaldun ini masih terasa masuk akal bahkan sampai sekarang. Yang membuat kisah Andalusia terasa dekat dengan kehidupan kita hari ini adalah karena kita kadang melakukan hal yang sama.

    Kita bangga menceritakan kejayaan masa lalu. Kita hafal nama Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, dan Al-Zahrawi. Kita kagum dengan perpustakaan Cordoba yang terkenal besar. Tapi pada saat yang sama, kita juga harus bertanya kepada diri sendiri, apakah kita benar-benar meneruskan semangat mereka? Karena kenyataannya, membanggakan masa lalu jauh lebih mudah daripada menciptakan prestasi baru. Kita sering berbicara tentang pentingnya ilmu pengetahuan, tetapi budaya membaca masih rendah.

    Kita kagum pada ilmuwan masa lalu, tetapi tidak banyak yang tertarik melakukan penelitian atau menghasilkan karya. Padahal kejayaan yang pernah diraih Andalusia lahir dari kebiasaan belajar, berpikir, berdiskusi, dan menghargai ilmu pengetahuan. Menurut kita, pelajaran terbesar dari Andalusia bukanlah tentang betapa hebatnya sebuah peradaban pada masa lalu.

    Pelajaran terbesarnya adalah bahwa kejayaan bisa hilang jika nilai-nilai yang membuatnya besar mulai ditinggalkan. Mungkin benar, jika Andalusia tidak jatuh, dunia akan terlihat berbeda dari sekarang. Tetapi yang lebih penting bukanlah membayangkan masa lalu yang tidak terjadi.

    Yang lebih penting adalah melihat keadaan hari ini dan bertanya, apakah kita hanya ingin menjadi pengagum kejayaan lama, atau ingin ikut menciptakan kejayaan baru. Sebab sejarah pada akhirnya tidak akan mengingat siapa yang paling sering mengenang masa lalu, tetapi siapa yang mampu belajar darinya dan melakukan sesuatu untuk masa depan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Syariat dan Modernitas: Saatnya Membangun Sintesis yang Cerdas

    06/24/2026

    Jejak Awal Peradaban Nusantara dalam Kehidupan Paleolitikum dan Mesolitikum

    06/24/2026

    Perjalanan Islam di Anatolia: Dari Dinasti Seljuk hingga Kesultanan Turki Utsmani

    06/24/2026

    Comments are closed.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202612,208

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,209

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,789

    Griefbot, Ilusi Keabadian Digital, dan Krisis Duka dalam Psikologi Klinis Abad ke-21

    06/16/20262,358
    Don't Miss
    Opini

    Syariat dan Modernitas: Saatnya Membangun Sintesis yang Cerdas

    By admin@kopelmanews.com06/24/20262

    Aceh, Kopelmanews.com – Aceh tidak sedang dihadapkan pada pilihan sederhana antara mempertahankan tradisi secara kaku…

    Jejak Awal Peradaban Nusantara dalam Kehidupan Paleolitikum dan Mesolitikum

    06/24/2026

    Perjalanan Islam di Anatolia: Dari Dinasti Seljuk hingga Kesultanan Turki Utsmani

    06/24/2026

    Mau Kerja Harus Pakai Orang Dalam?, Matinya Keadilan bagi Anak Muda Tanpa Koneksi

    06/24/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Syariat dan Modernitas: Saatnya Membangun Sintesis yang Cerdas

    06/24/2026

    Jejak Awal Peradaban Nusantara dalam Kehidupan Paleolitikum dan Mesolitikum

    06/24/2026

    Perjalanan Islam di Anatolia: Dari Dinasti Seljuk hingga Kesultanan Turki Utsmani

    06/24/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202612,208

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,209

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,789
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.