Close Menu
    What's Hot

    Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030

    08/06/2026

    Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Pasar Soroti Dampaknya

    07/27/2026

    3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026

    07/24/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, Agustus 13
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Belajar Memahami Dunia Anak Berkebutuhan Khusus di SLB TNCC Banda Aceh
    Opini

    Belajar Memahami Dunia Anak Berkebutuhan Khusus di SLB TNCC Banda Aceh

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com12/26/2025Updated:12/26/2025Tidak ada komentar51 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Afdilla Rahmawati Puspa, Mahasiswa Psikologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Kunjungan ke SLB TNCC Banda Aceh menjadi pengalaman yang sangat berharga dan membuka cara pandang baru tentang pendidikan anak berkebutuhan khusus. Sebelum berkunjung, telah ada pemahaman teoretis mengenai anak-anak dengan kebutuhan berbeda. Namun, interaksi langsung di lapangan menunjukkan bahwa pengalaman nyata jauh lebih kuat dan menyentuh dibandingkan pengetahuan yang hanya dipelajari secara konseptual. Lingkungan sekolah yang hangat, kesabaran para guru, serta keunikan setiap anak memperlihatkan makna pendidikan yang sesungguhnya. Banda Aceh (26/12/2025)

    Pertemuan dengan Azkan, anak dengan gangguan hiperaktif, menjadi salah satu momen yang berkesan. Energinya yang tinggi, kesulitan duduk diam, serta kecenderungan berpindah aktivitas dengan cepat sempat menghadirkan tantangan tersendiri. Namun, seiring proses interaksi, terlihat bahwa Azkan bukan anak yang sulit, melainkan anak cerdas yang membutuhkan pendekatan pembelajaran berbeda. Ia memerlukan penyampaian yang singkat, jelas, dan variatif agar mampu fokus. Hal ini menunjukkan bahwa anggapan “sulit diatur” sering muncul karena metode yang digunakan belum sesuai dengan kebutuhan anak.

    Berbeda dengan Azkan, Alfarisi, anak dengan gangguan autisme, menghadirkan pelajaran tentang ketenangan dan makna kehadiran. Al tampak nyaman dengan rutinitas dan fokus pada minat tertentu. Interaksi dengannya memperlihatkan bahwa komunikasi tidak selalu harus bersifat verbal. Dalam banyak situasi, mengikuti ritme anak dan menghargai dunianya justru menjadi bentuk komunikasi yang paling bermakna.

    Pengalaman bersama Jocelyn, anak dengan gangguan sosial komunikasi, semakin menegaskan pentingnya menciptakan rasa aman dalam proses belajar. Jocelyn membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons dan terlihat canggung saat berinteraksi. Kondisi ini menunjukkan bahwa lingkungan yang sabar dan suportif sangat dibutuhkan agar anak berani mengekspresikan diri tanpa rasa takut.

    Sementara itu, pertemuan dengan Afdhal, anak dengan gangguan intelektual, memberikan pelajaran mendalam tentang pentingnya proses. Afdhal memerlukan pendampingan intensif, bahkan untuk memahami instruksi sederhana. Meski proses belajarnya berlangsung lebih lambat, semangat yang ditunjukkan tetap terlihat jelas. Setiap kemajuan kecil menjadi pencapaian yang sangat berarti.

    Secara keseluruhan, kunjungan ini menegaskan bahwa setiap anak memiliki cara unik dalam belajar dan berinteraksi. Pengalaman di SLB TNCC Banda Aceh memperlihatkan bahwa kesabaran, empati, serta penghargaan terhadap proses jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar hasil. Pendidikan, pada akhirnya, bukan hanya tentang capaian akademik, melainkan tentang memanusiakan manusia.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Takut Ketinggalan Membuat Kita Kehilangan Diri Sendiri

    07/17/2026

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026

    Filsafat Kebudayaan: Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal di Tengah Arus Modernisasi

    07/06/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,004

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,214

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,801
    Don't Miss
    Pendidikan

    Guru Tidak Hanya menjadi Agen Pembelajaran, tetapi juga Agen Peradaban

    By admin@kopelmanews.com08/12/20266

    Aceh, Kopelmanews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa guru memiliki…

    Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030

    08/06/2026

    Permainan Mencari Mata Hewan, Melatih Atensi Visual

    08/03/2026

    Silaturahmi Remaja Masjid se-Kecamatan Gunung Malela Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Generasi Muda

    08/02/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Guru Tidak Hanya menjadi Agen Pembelajaran, tetapi juga Agen Peradaban

    08/12/2026

    Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030

    08/06/2026

    Permainan Mencari Mata Hewan, Melatih Atensi Visual

    08/03/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,004

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,214
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.