Aceh, Kopelmanews.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi menyerahkan 27 mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional “Humanitis 3” di Madrasah Tham Islam Suksa School, Yala, Thailand Selatan, Kamis (20/8/2026).
Acara penyerahan yang berlangsung penuh khidmat sejak pukul 09.00 waktu setempat ini dibuka dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Aceh yang mengema syahdu di seluruh ruangan, menandai dimulainya kolaborasi pendidikan lintas negara tersebut.
Pimpinan Madrasah Tham Islam Suksa School, Abdurrahman Nuereng, menyambut hangat kedatangan rombongan akademisi dari Aceh. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa gembira dan kehormatannya dapat menerima para mahasiswa UIN Ar-Raniry di lembaga yang juga dikenal dengan sebutan Pondok Kumbang Pauh tersebut.
“Budaya dan adat istiadat kita sangat dekat. Kami berharap kolaborasi ini bukan sekadar program akademik, melainkan jembatan persaudaraan yang terus berkesinambungan antara Aceh dan Thailand Selatan,” ujar Abdurrahman.

Ketua Rombongan KPM Internasional, Zuniar, M.M., menyampaikan salam hangat dari Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin, Ph.D., yang berhalangan hadir secara langsung. ia menjelaskan bahwa program tahunan ini diikuti oleh 27 mahasiswa (13 putra dan 14 putri) yang berasal dari tiga fakultas di UIN Ar-Raniry, yakni Fakultas Adab dan Humaniora selaku penyelenggara utama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, serta Fakultas Syariah dan Hukum.
Para peserta mencakup mahasiswa dari lima program studi, yaitu Bahasa dan Sastra Arab, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Ilmu Perpustakaan, Aqidah dan Filsafat Islam, serta Perbandingan Mazhab dan Hukum.
Sebelum bertolak ke Thailand Selatan, rangkaian program “Humanitis 3” ini telah terlebih dahulu diawali dengan kegiatan PKM dan KPM di Perlis, Malaysia, pada 17 hingga 19 Agustus 2026. Kehadiran tim di Yala menjadi kelanjutan dari komitmen UIN Ar-Raniry dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

“Melalui rangkaian program KPM dan PKM Internasional ini, para mahasiswa diharapkan tidak hanya menyalurkan ilmunya, tetapi juga menyerap wawasan lintas budaya, memperluas pemahaman keagamaan, serta mempererat silaturahmi yang berkelanjutan,” tegas Zuniar.
Suasana acara semakin semarak ketika para mahasiswa UIN Ar-Raniry menampilkan seni pertunjukan Tari Rapa’i Geleng atas permintaan khusus dari pimpinan madrasah. Gerakan serempak dan ritme dinamis tari tradisional Aceh tersebut berhasil memukau seluruh hadirin.
Acara penyerahan resmi ini kemudian ditutup dengan bait pantun hangat:
Rapa’i geleng berbunyi rentak berseri,
Zuniar, M.M
Geleng seirama menyambut saudara saudari.
Dari Aceh kami datang ke Yala Yaha,
Membawa ilmu, budaya, dan persaudaraan yang harmonis.

