KOPELMANEWS.com – Yayasan Persatuan Sosial dan Pengajian Keluarga Tapanuli (PUSPAKATA) menggelar Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW bertempat di Abah Kupi. Kegiatan yang mengangkat tema “Meneladani Rasulullah, Menguatkan Ukhuwah dan Memuliakan Kemanusiaan” tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan sebagai momentum untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi. Minggu, (04/10/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota PUSPAKATA, warga setempat, serta puluhan undangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan silaturahmi antara keluarga besar PUSPAKATA dengan masyarakat di lingkungan sekitar.
Ketua PUSPAKATA, Haspan Yusuf Ritonga, S.H., M.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan Maulid Akbar ini menjadi bagian dari upaya PUSPAKATA untuk menjadikan peringatan Maulid Akbar tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum refleksi untuk meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Ustaz Gunawan Indra Hasibuan, M.A. Melalui tema yang diusung, kegiatan ini mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak mulia, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan kepedulian dan penghormatan terhadap sesama manusia.
Tema “Meneladani Rasulullah, Menguatkan Ukhuwah dan Memuliakan Kemanusiaan” juga menjadi pesan penting bagi seluruh peserta agar nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus tumbuh sehingga tercipta hubungan yang harmonis, saling menghargai, dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui pelaksanaan Maulid Akbar ini, PUSPAKATA berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat terus menjadi inspirasi bagi pengurus, anggota, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat silaturahmi serta membangun kebersamaan yang lebih erat antara PUSPAKATA dan masyarakat dalam mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan yang berlandaskan akhlak dan ukhuwah.

