Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, Juni 27
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Berinteraksi Langsung dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa The Nanny Children Center
    Pendidikan

    Berinteraksi Langsung dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa The Nanny Children Center

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com12/29/2025Tidak ada komentar18 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Penulis : Zifan Maulana Rizqy, Mahasiswa Prodi Psikologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kunjungan edukatif ke Sekolah Luar Biasa (SLB) The Nanny Children Center (TNCC). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mendukung pendidikan inklusif sekaligus memperkuat kerja sama dengan lembaga pendidikan khusus di Aceh. Banda Aceh (29/12/2025)

    Kunjungan tersebut dipimpin oleh Hari Santoso, S.Psi., M.Ed., selaku dosen pengampu mata kuliah Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Rombongan dosen dan mahasiswa Fakultas Psikologi disambut hangat oleh Kepala SLB TNCC Banda Aceh, DM. Ria Hidayati, S.Psi., M.Ed., bersama para guru dan staf sekolah dalam suasana yang akrab dan kekeluargaan.

    Salah satu pengalaman paling berkesan selama kunjungan ini adalah ketika penulis berinteraksi langsung dengan seorang siswa bernama Tami. Saat pertama kali memasuki kelas, Tami tampak duduk dengan ekspresi waspada sekaligus penasaran, seolah masih menimbang kehadiran orang-orang baru di sekitarnya. Ia memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri. Penulis pun memilih pendekatan yang perlahanmelalui senyuman dan sapaan sederhana tanpa memaksakan komunikasi.

    Dalam proses pembelajaran, terlihat bagaimana Tami menerima arahan dari guru melalui pendekatan yang sabar dan terstruktur. Ia tidak selalu langsung merespons, namun ketika diberikan waktu dan instruksi yang jelas, Tami mampu mengikuti kegiatan dengan caranya sendiri. Pengalaman ini menyadarkan penulis bahwa setiap anak berkebutuhan khusus memiliki ritme belajar yang berbeda, sehingga kesabaran menjadi kunci utama dalam pendampingan.

    Penulis juga berkesempatan membantu Tami mengerjakan tugas sederhana. Pada awalnya, ia tampak ragu dan kurang percaya diri. Namun, setelah mendapatkan dukungan verbal berupa pujian dan dorongan positif, Tami perlahan menjadi lebih fokus dan berani mencoba. Momen ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya empati dan komunikasi yang tepat dalam membangun rasa aman bagi anak berkebutuhan khusus.

    Selain Tami, penulis juga berinteraksi dengan siswa lain di kelas. Setiap anak menunjukkan karakteristik yang unik—ada yang sangat aktif, ada pula yang lebih pendiam dan mengekspresikan diri melalui bahasa tubuh. Pengalaman ini mempertegas bahwa teori yang dipelajari di bangku kuliah benar-benar hadir dalam praktik nyata, bukan sekadar konsep tertulis dalam buku.

    Salah satu pelajaran penting dari kunjungan ini adalah memahami anak sebagai individu yang memiliki keunikan. Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi, emosi, dan kebutuhan untuk dihargai sebagaimana anak pada umumnya. Mereka hanya memerlukan pendekatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

    Selama kegiatan berlangsung, penulis mengamati bagaimana guru menerapkan teknik komunikasi yang lembut dan tidak menghakimi. Pendekatan ini berdampak positif terhadap perilaku Tami yang tampak lebih tenang dan kooperatif. Hal tersebut menegaskan bahwa lingkungan belajar yang suportif sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak berkebutuhan khusus.

    Kunjungan ini juga meningkatkan kepekaan penulis terhadap aspek-aspek nonverbal dalam proses pembelajaran, seperti intonasi suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh. Pendekatan emosional yang hangat terbukti sering kali lebih bermakna dibandingkan sekadar instruksi verbal. Penulis juga belajar untuk tidak terburu-buru menilai kemampuan anak dari satu perilaku saja, karena fluktuasi emosi dan konsentrasi merupakan hal yang wajar.

    Melihat bagaimana siswa tunarungu mengekspresikan diri melalui gestur, mimik wajah, dan kontak mata semakin membuka kesadaran bahwa komunikasi tidak selalu bergantung pada kata-kata. Ada rasa haru dan kagum ketika menyadari betapa besar usaha mereka untuk tetap terhubung dengan orang lain.

    Peran guru di SLB TNCC pun tampak sangat sentral. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing dan pendukung perkembangan psikologis siswa. Kesabaran, ketelatenan, serta perhatian yang diberikan menciptakan lingkungan belajar yang hangat, nyaman, dan inklusif.

    Menjelang akhir kegiatan, suasana kelas terasa semakin cair. Tami tampak lebih nyaman berinteraksi, beberapa kali tersenyum, dan menunjukkan ketertarikan untuk tetap terlibat. Momen ini memberikan kesan mendalam bahwa kehadiran yang penuh empati mampu membawa dampak positif bagi anak.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Moderasi Beragama di Era Digital: Benteng Harmoni di Tengah Banjir Informasi

    06/23/2026

    Pegadaian Syariah Terima Al Farabi Award Kategori Lembaga Inspiratif

    06/18/2026

    Yakesma Aceh Terima Al Farabi Award Kategori Lembaga Inspiratif

    06/18/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,261

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,546

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,795
    Don't Miss
    Opini

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    By admin@kopelmanews.com06/27/202624

    Aceh, Kopelmanews.com – Kenduri jeurat merupakan tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat hingga sekarang. Tradisi…

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026

    Phubbing dan Krisis Koneksi Nyata, Saat Gawai Mengalahkan Kehadiran Manusia

    06/26/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    06/27/2026

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,261

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,546

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.