Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, Juni 27
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home ยป Sikap Mahasiswa Aceh di Libya atas Polemik 4 Pulau Aceh
    Top News

    Sikap Mahasiswa Aceh di Libya atas Polemik 4 Pulau Aceh

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/15/2025Updated:06/19/2025Tidak ada komentar107 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Poto | Komunitas Mahasiswa Aceh di Libya (KMA Libya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Komunitas Mahasiswa Aceh di Libya (KMA Libya) menyatakan sikap tegas dan mendalam terkait polemik alih kewilayahan empat pulau Aceh (Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Pulau Panjang) ke wilayah administrasi Provinsi Sumatera Utara. Zliten, Libya (15/6/2025)

    Kami mengecam segala bentuk pengabaian terhadap keutuhan wilayah Aceh, karena ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan soal identitas, sejarah, dan marwah daerah, Aceh telah menjadi bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia, kini saatnya suara aceh didengar kembali dengan penuh hormat

    Irhamna, Ketua KMA Libya

    Mahasiswa Aceh di Libya menilai bahwa keputusan tersebut harus dikaji ulang secara komprehensif, transparan, dan berdasarkan prinsip keadilan konstitusional serta semangat UUPA (Undang-Undang Pemerintahan Aceh).

    “Aceh bukan tanah tanpa sejarah. Setiap pulau, setiap jengkal tanah, adalah bagian dari perjalanan panjang bangsa yang pernah merdeka sebelum republik ini lahir”, tambah salah seorang penasehat KMA Libya.

    Kami menuntut:
    1. Kementerian Dalam Negeri RI untuk membuka dokumen keputusan ini secara terbuka kepada publik Aceh.
    2. Pemerintah Aceh agar tidak diam dan segera bersikap secara resmi dan terbuka.
    3. Media dan aktivis Aceh untuk terus mengawal isu ini agar tidak lenyap dalam arus berita sesaat.

    Kami mahasiswa di perantauan, jauh di tanah Arab, tapi darah Aceh tetap mendidih jika tanah leluhur kami dipermainkan. Aceh bukan untuk dibagi-bagi. Aceh untuk dijaga, dihormati, dan diperjuangkan.

    (RA)

    AcehBersatu KMAAcehLibya MarwahAceh SavePulauAceh TanohLonSayang
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Program Beasiswa Khusus Mahasiswa Internasional Universitas Malikussaleh

    03/31/2026

    Mahasiswa KPM Internasional Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Memulai Program Orang Tua Angkat di Kampung Yan Dulang Kecil

    08/26/2025

    Perlombaan Sukaneka Mahasiswa Fakultas Psikologi KPM UIN Ar-Raniry Bersama Masyarakat Kampung Kedah, Sungai Mas, Malaysia

    08/24/2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,257

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,545

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,795
    Don't Miss
    Opini

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    By admin@kopelmanews.com06/27/202624

    Aceh, Kopelmanews.com – Kenduri jeurat merupakan tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat hingga sekarang. Tradisi…

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026

    Phubbing dan Krisis Koneksi Nyata, Saat Gawai Mengalahkan Kehadiran Manusia

    06/26/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    06/27/2026

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,257

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,545

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.