Close Menu
    What's Hot

    PT. Pupuk Iskandar Muda Sambut Mahasiswa Magang Insinyur: Langkah Strategis Cetak Profesional Muda Siap Kerja

    06/04/2026

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Inovasi DANESTA

    06/03/2026

    Dinas Sosial Sumut Hadirkan DANESTA, Berdayakan Disabilitas Lewat Batik

    06/03/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, Juni 27
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home ยป Syakir Daulay: Generasi Muda Tabagsel di Perantauan Perlu Belajar Huruf Tulak Tulak
    Top News

    Syakir Daulay: Generasi Muda Tabagsel di Perantauan Perlu Belajar Huruf Tulak Tulak

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/16/2025Tidak ada komentar80 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Poto : Syakir Daulay, Ketua Dewan Pembina Naposo Nauli Bulung Tapanuli Bagian Selatan Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Ketua Dewan Pembina Naposo Nauli Bulung Tapanuli Bagian Selatan Aceh (NNB TABAGSEL ACEH) menyampaikan bahwa Generasi Muda asal Tapanuli Bagian Selatan yang merantau ke daerah lain harus bisa memahami atau mau belajar huruf tulak tulak sebagai warisan leluhur dari Mandailing. Banda Aceh, (16/6/2025)

    “Huruf tulak tulak atau yang sering kita dengar aksara Mandailing ini kan warisan leluhur kita dari Mandailing yang sudah ada sejak lama yang merupakan metamorfosa huruf Pallawa” Kata Syakir Daulay di Banda Aceh.

    Syakir melanjutkan bahwa saat ini generasi muda Mandailing banyak yang tidak paham dan tidak bisa lagi membaca tulisan dengan menggunakan huruf tulak tulak sehingga ini perlu dilestarikan bersama agar warisan leluhur Mandailing ini tidak hilang.

    Baca Juga :

    Sikap Mahasiswa Aceh di Libya atas Polemik 4 Pulau Aceh

    “Saat ini kita melihat banyak generasi muda yang tidak memahami huruf tulak tulak, sehingga ini perlu menjadi perhatian serius dari semua pihak agar warisan ini tidak hilang” Lanjutnya.

    Terakhir Syakir Daulay berharap, Pemerintah agar dapat memfasilitasi generasi muda yang ingin belajar huruf tulak tulak agar warisan budaya ini dapat terjaga dengan baik.

    Baca Juga :

    Komunitas SAN Gelar Rapat Kerja dan Sosialisasi Pasar Modal Indonesia Bersama Korea Investment & Sekuritas Indonesia

    “Harapannya, bagi anak anak muda yang ingin belajar huruf tulak tulak dapat difasilitasi oleh pemerintah daerah baik melalui satuan pendidikan maupun melalui lembaga lembaga perkumpulan pemuda Mandailing di perantauan. Sehingga huruf tulak tulak ini dapat terjaga dengan baik” tutupnya.

    Generasi muda Huruf Tulak Tulak metamorfosa huruf Pallawa NNB TABAGSEL ACEH Syakir Daulay
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Moderasi Beragama di Era Digital: Benteng Harmoni di Tengah Banjir Informasi

    06/23/2026

    Pegadaian Syariah Terima Al Farabi Award Kategori Lembaga Inspiratif

    06/18/2026

    Yakesma Aceh Terima Al Farabi Award Kategori Lembaga Inspiratif

    06/18/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,261

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,546

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,795
    Don't Miss
    Opini

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    By admin@kopelmanews.com06/27/202624

    Aceh, Kopelmanews.com – Kenduri jeurat merupakan tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat hingga sekarang. Tradisi…

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026

    Phubbing dan Krisis Koneksi Nyata, Saat Gawai Mengalahkan Kehadiran Manusia

    06/26/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Perjuangan Masyarakat Menyiapkan Hidangan Kenduri Jeurat di Nagan Raya

    06/27/2026

    Ketika Adat Bertransformasi: Menyederhanakan Peusijuk demi Menjaga Nilai Spiritual

    06/27/2026

    Hubungan Tanpa Status: Antara Harapan, Kenyamanan dan Ketidakpastian

    06/26/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202619,261

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,546

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,212
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.