Close Menu
    What's Hot

    Diwadahi Asosiasi Prodi PPG PTK, 46 LPTK Kementerian Agama Resmi Jalin Kerja Sama Terpadu

    09/18/2026

    Rektor Mujiburrahman Lantik 67 Pejabat UIN Ar-Raniry Banda Aceh Periode 2026–2030

    09/12/2026

    Mahasiswa PKM-KPM Internasional UIN Ar-Raniry Kunjungi KRI Songkhla, Dapat Arahan Keamanan di Thailand Selatan

    08/21/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, September 24
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?
    Opini

    Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com06/12/2025Tidak ada komentar1,245 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Penulis : Asyifa Maulia, Mahasiswi Psikologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Mau tidur tapi malah kepikiran ucapan orang tadi siang. Tugas udah dikumpulin, tapi masih mikir, “Bener nggak ya? Kurang apa ya?” Bahkan cuma karena chat dibalasnya lama, langsung mikir yang aneh-aneh. Kalau kamu pernah ngalamin hal-hal kayak gini, tenang aja kamu nggak sendirian.

    Bagi banyak orang Gen Z, overthinking bukan cuma sesekali terjadi, tapi udah kayak kebiasaan harian. Rasanya kayak otak nggak bisa dimatiin. Selalu ada hal yang dipikirin, diragukan, atau dianalisis terlalu jauh.

    Tapi, kenapa sih Gen Z kelihatannya gampang banget overthinking?

    Jawabannya nggak sesederhana “kamu terlalu sensitif” atau “kurang bersyukur” karena ini bukan soal lemah mental, tapi soal bagaimana kita tumbuh di tengah dunia yang terus berubah cepat. Gen Z besar dalam era digital, di mana semua orang bisa dilihat, dinilai, dibandingkan. Media sosial jadi panggung 24 jam, dan tekanan untuk terlihat sempurna bisa datang tanpa henti.

    Belum lagi soal masa depan yang nggak pasti, beban akademis dan pekerjaan yang berat, serta tuntutan untuk selalu jadi “versi terbaik dari diri sendiri.” Semua ini bikin kepala penuh, walau mulut masih bisa senyum.

    Overthinking bukan salahmu, dan kamu nggak sendiri. Tapi kita juga perlu belajar memahami diri sendiri, kasih jeda, dan sadar kalau nggak semua hal perlu dipikirin sampai tuntas. Kadang cukup dijalani, bukan dihakimi.

    Media Sosial dan Ekspektasi

    Hidup Gen Z tidak bisa lepas dari media sosial. Scroll Instagram, lihat pencapaian orang lain. Buka TikTok, isinya nasihat hidup, standar kesuksesan, dan pasangan ideal. Semua ini bikin kepala penuh — dan membandingkan diri jadi kebiasaan tak sadar.

    Tanpa disadari, Gen Z hidup dalam tekanan “harus jadi versi terbaik”, tapi di saat yang sama merasa lelah karena harus selalu terlihat bahagia.

    Tumbuh di Tengah Ketidakpastian

    Gen Z tumbuh di era yang serba tidak pasti. Pandemi, krisis ekonomi, isu lingkungan, semua muncul bertubi-tubi. Mereka belajar untuk adaptif, tapi juga jadi cemas soal masa depan. Lulus kuliah nanti kerja di mana? Gaji cukup nggak? Bisa bahagiain orang tua?

    Pertanyaan-pertanyaan ini berputar terus, tanpa jawaban pasti. Di situlah overthinking tumbuh subur.

    Tidak Semua Punya Tempat Aman untuk Cerita

    Sayangnya, tidak semua Gen Z punya tempat aman untuk cerita. Ada yang takut dianggap “lemah”, ada juga yang malah dikatain “baperan”. Akhirnya? Dipendam sendiri. Dipikirin sendiri. Dan terus-terusan diputar ulang di kepala.

    Padahal, menurut psikolog, overthinking bisa berdampak buruk jika tidak dikendalikan. Mulai dari insomnia, produktivitas menurun, hingga gangguan kecemasan.

    Lalu, Solusinya Apa?

    Pertama, sadari bahwa overthinking bukan kelemahan. Tapi jangan dibanggakan juga. Itu sinyal bahwa pikiran kamu sedang butuh istirahat.

    Kedua, penting banget punya support system — teman, keluarga, atau profesional. Jangan ragu untuk cerita. Kadang, yang kita butuh cuma didengar, bukan dihakimi.

    Ketiga, belajar teknik grounding atau mindfulness. Nggak harus ribet. Cukup tarik napas dalam, tulis jurnal, atau kurangi screen time pelan-pelan.

    Penutup

    Overthinking mungkin sudah jadi bagian dari hidup Gen Z, tapi bukan berarti nggak bisa dikelola. Kita bisa mulai dari langkah kecil: kenali, terima, lalu pelan-pelan kendalikan. Karena pikiran yang sehat, itu juga bagian dari self-love.

    Gen Z Mahasiswi overthinking Psikologi UIN Ar- Raniry Banda Aceh
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Mahasiswa PKM-KPM Internasional UIN Ar-Raniry Kunjungi KRI Songkhla, Dapat Arahan Keamanan di Thailand Selatan

    08/21/2026

    Perkuat Silaturahmi Lintas Negara, 27 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar KPM dan PKM Internasional di Yala Thailand

    08/20/2026

    Guru di Ujung Jeruji, Hukum di Ujung Nurani : Siapa yang Sebenarnya Dilindungi

    08/14/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,034

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,818

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,219

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,806
    Don't Miss
    Pendidikan

    Kemenag Batasi Penggunaan Gawai bagi Murid dan Guru di Satuan Pendidikan

    By admin@kopelmanews.com09/20/20269

    KOPELMANEWS.com – Kementerian Agama (Kemenag) menerapkan aturan pembatasan penggunaan gawai dan internet di lingkungan satuan…

    Diwadahi Asosiasi Prodi PPG PTK, 46 LPTK Kementerian Agama Resmi Jalin Kerja Sama Terpadu

    09/18/2026

    Resmi Dilantik, Asosiasi Prodi PPG Perguruan Tinggi Keagamaan Siap Berkontribusi Perkuat Mutu dan Tata Kelola PPG Keagamaan

    09/17/2026

    Sosdapil MPR RI di Banda Aceh, Ghufran Ajak Warga Perkokoh Persatuan

    09/17/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Kemenag Batasi Penggunaan Gawai bagi Murid dan Guru di Satuan Pendidikan

    09/20/2026

    Diwadahi Asosiasi Prodi PPG PTK, 46 LPTK Kementerian Agama Resmi Jalin Kerja Sama Terpadu

    09/18/2026

    Resmi Dilantik, Asosiasi Prodi PPG Perguruan Tinggi Keagamaan Siap Berkontribusi Perkuat Mutu dan Tata Kelola PPG Keagamaan

    09/17/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,034

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,818

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,219
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.