Close Menu
    What's Hot

    GMNI Medan Apresiasi Langkah Wali Kota Medan Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai, Tekankan Realisasi dan Keselamatan Warga

    04/22/2026

    Program Beasiswa Khusus Mahasiswa Internasional Universitas Malikussaleh

    03/31/2026

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    02/07/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, Mei 21
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Jauhar Desak Pemerintah Usulkan Aman Nyerang dan Tengku Tapa sebagai Pahlawan Nasional
    Opini

    Jauhar Desak Pemerintah Usulkan Aman Nyerang dan Tengku Tapa sebagai Pahlawan Nasional

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com05/21/2026Updated:05/21/2026Tidak ada komentar16 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Jauhar Rafi, Pengurus IPPEMATA Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Pengakuan terhadap tokoh-tokoh perjuangan daerah dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga sejarah dan menghargai jasa para pejuang bangsa. Namun, hingga saat ini masih banyak tokoh pejuang dari daerah yang belum mendapatkan perhatian dan pengakuan secara nasional, termasuk tokoh-tokoh perjuangan dari Tanoh Gayo di Aceh. Banda Aceh (21/5/2026)

    Aman Nyerang (Said Abdullah) dan Tengku Tapa (Abdullah Pakeh), Tokoh pejuang Tanoh Gayo di usul sebagai Pahlawan Nasional. Jauhar selaku mahasiswa dan pengurus IPPEMATA (Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Aceh Tengah) Banda Aceh, yang menilai perjuangan kedua tokoh tersebut layak memperoleh pengakuan resmi dari negara.

    Menurut Jauhar, Aman Nyerang dan Tengku Tapa merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan rakyat Aceh, khususnya masyarakat Gayo, dalam melawan kolonialisme Belanda di wilayah pedalaman Aceh. Ia menegaskan, kontribusi kedua tokoh tersebut tidak boleh hanya dikenang dalam cerita lisan masyarakat, tetapi harus diperkuat melalui pengakuan sejarah secara nasional.

    “Sudah saatnya pemerintah daerah dan Pemerintah Aceh serius memperjuangkan tokoh-tokoh pejuang dari Tanoh Gayo agar mendapatkan pengakuan negara. Aman Nyerang dan Tengku Tapa bukan hanya milik masyarakat Gayo, tetapi bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” ujarnya.

    Ia menilai, selama ini tokoh-tokoh perjuangan dari wilayah pedalaman Aceh masih minim mendapatkan perhatian dalam historiografi nasional. Padahal, perjuangan rakyat Gayo dalam mempertahankan wilayah dari tekanan kolonial memiliki nilai sejarah besar dan menjadi bagian penting dari perjalanan panjang bangsa Indonesia.

    Jauhar mengatakan, pengusulan gelar Pahlawan Nasional tidak cukup hanya menjadi wacana simbolik atau seremonial semata. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret melalui penyusunan naskah akademik, pengumpulan arsip sejarah, seminar ilmiah, serta pembentukan tim kajian khusus yang melibatkan akademisi, peneliti sejarah, tokoh adat, dan elemen masyarakat sipil.

    “Jika pemerintah serius, maka proses pengusulan ini harus dikawal bersama. Jangan sampai sejarah besar masyarakat Gayo hilang karena lemahnya dokumentasi dan minimnya perhatian,”

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Jejak Peradaban Islam di Rusia: Cahaya Islam di Kawasan Eropa Timur

    05/21/2026

    Keputusan Juri Tidak Bisa Diganggu Gugat: Benarkah Selalu Demikian?

    05/12/2026

    DEMA FTK UIN Ar-Raniry Menolak Keras: Tolak Penutupan Prodi Keguruan, Desak Reformasi Kesejahteraan Guru

    05/05/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,191

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,734

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,055

    Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?

    06/12/20251,217
    Don't Miss
    Opini

    Jauhar Desak Pemerintah Usulkan Aman Nyerang dan Tengku Tapa sebagai Pahlawan Nasional

    By admin@kopelmanews.com05/21/202616

    Aceh, Kopelmanews.com – Pengakuan terhadap tokoh-tokoh perjuangan daerah dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga…

    Jejak Peradaban Islam di Rusia: Cahaya Islam di Kawasan Eropa Timur

    05/21/2026

    DEMA FTK Sukses Gelar Upgrading dan Rapat Kerja Kepengurusan

    05/17/2026

    DEMA FTK Gelar Upgrading, Khairul Azmy, M.TESOL Kupas Tuntas Materi Keorganisasian

    05/17/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Jauhar Desak Pemerintah Usulkan Aman Nyerang dan Tengku Tapa sebagai Pahlawan Nasional

    05/21/2026

    Jejak Peradaban Islam di Rusia: Cahaya Islam di Kawasan Eropa Timur

    05/21/2026

    DEMA FTK Sukses Gelar Upgrading dan Rapat Kerja Kepengurusan

    05/17/2026
    Most Popular

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,191

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,734

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,055
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.