KOPELMANEWS.com – Ikatan Mahasiswa/i Ar-Raniry Sumatera Utara (IMARSU) kembali menunjukkan dedikasi dan rasa kekeluargaan yang tinggi melalui suksesnya penyelenggaraan acara TERAPAN (Temu Ramah Paguyuban) ke-11. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Pantai Krueng Leupung, Lhoknga, dengan menyambut hangat sebanyak 89 orang mahasiswa/i baru UIN Ar-Raniry yang berasal dari Sumatera Utara. Banda Aceh (27/09/2026
Kegiatan tahunan ini mengusung semangat kebersamaan dan kekeluargaan guna mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkenalkan lingkungan baru kepada para mahasiswa perantau.
Kegiatan ini juga dihadiri Jajaran Pembina IMARSU:
- Bapak Hasnul Arifin Melayu, M.A., Ph.D.
- Bapak Muhammad Ridwan Harahap, M.Si.
- Bapak Dr. H. Rahmat Efendi Siregar, S.Ag., M.H.
Kehadiran para pembina memberikan motivasi serta dukungan moral yang besar bagi para mahasiswa baru dalam menempuh dunia perkuliahan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (Imarsu) periode 2026–2027, Abdul Halim Nasution, menyampaikan pentingnya mahasiswa yang menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk bergabung dan aktif dalam organisasi paguyuban Imarsu.
Dalam sambutannya, Abdul Halim menekankan bahwa keberadaan paguyuban bukan hanya sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menciptakan rasa kekeluargaan bagi mahasiswa asal Sumatera Utara yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh.
Khusus kepada mahasiswa baru, ia menyampaikan sebuah pesan yang sarat makna, yakni, “Datang sebagai maba,pulang dengan banyak keluarga.” Ungkapan tersebut menggambarkan harapan agar mahasiswa yang datang ke Banda Aceh untuk menuntut ilmu tidak merasa sendiri selama berada di perantauan. Melalui Imarsu, para mahasiswa diharapkan dapat menemukan lingkungan yang dapat menjadi tempat berbagi, saling mendukung, dan membangun hubungan kekeluargaan.
Hal tersebut menjadi semakin berarti bagi mahasiswa perantau yang berasal dari luar provinsi dan jauh dari keluarga. Kehadiran Imarsu diharapkan mampu menjadi rumah kedua bagi para mahasiswa, tempat mereka menemukan saudara dan keluarga baru selama menjalani masa pendidikan di Banda Aceh.
Pesan serupa juga disampaikan oleh Ketua Pembina serta demisioner Imarsu. Mereka mengungkapkan bahwa pengalaman sebagai mahasiswa perantauan pada masa sebelumnya juga diwarnai dengan kondisi ketika belum mengenal banyak orang di lingkungan baru.
Oleh karena itu, keberadaan Imarsu dinilai memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa beradaptasi di tanah perantauan. Organisasi ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi wadah untuk memperluas jaringan pertemanan, membangun solidaritas, serta menjaga nilai-nilai kekeluargaan antarmahasiswa asal Sumatera Utara.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, Imarsu diharapkan terus menjadi ruang yang mampu merangkul mahasiswa baru maupun mahasiswa yang telah lama berada di Banda Aceh, sehingga setiap mahasiswa dapat merasakan bahwa meskipun jauh dari keluarga di kampung halaman, mereka tetap memiliki keluarga di tanah perantauan.
TERAPAN XI 2026 diketuai oleh Gibrena Gemilang Ginting, yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Kaderisasi Pengurusan Kabinet Marsada Tondi tahun 2026. Di bawah kepemimpinannya, rangkaian acara dirancang sedemikian rupa sehingga mampu menciptakan suasana yang akrab dan berkesan.
Suasana kebahagiaan dan kehangatan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Para mahasiswa baru mengaku merasa bersyukur dan terbantu dengan adanya penyambutan ini, karena mereka dapat merasakan “rumah kedua” di perantauan melalui keluarga besar IMARSU.
Melalui TERAPAN XI 2026 ini, diharapkan 89 mahasiswa baru asal Sumatera Utara dapat lebih cepat beradaptasi, solid, serta siap menorehkan prestasi gemilang selama menempuh studi di UIN Ar-Raniry.

