Close Menu
    What's Hot

    LKKS Aceh Bentuk Panitia Pelantikan Pengurus Wilayah, Gubernur Dijadwalkan Melantik

    09/29/2026

    Rektor Lantik Pimpinan Prodi di Lingkungan FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

    09/25/2026

    Diwadahi Asosiasi Prodi PPG PTK, 46 LPTK Kementerian Agama Resmi Jalin Kerja Sama Terpadu

    09/18/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Minggu, Oktober 4
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Antara Adat dan Syariah : Wacana Filsafat Kebudayaan
    Opini

    Antara Adat dan Syariah : Wacana Filsafat Kebudayaan

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com07/06/2026Updated:07/06/2026Tidak ada komentar16 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Nafis Hajary, Mahasiswa Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Aceh memperlihatkan bahwa adat dan syariah bukan dua dunia yang selalu bertentangan, melainkan dua horizon makna yang saling membentuk dalam kehidupan sosial. Ungkapan Aceh seperti “Hukom ngon adat hanjeut cre lage zat ngon sifeut” menegaskan kedekatan keduanya dalam cara pandang masyarakat Aceh. Banda Aceh (06/07/2026)

    Makna kebudayaan

    Dalam filsafat kebudayaan, adat bukan hanya kebiasaan turun-temurun, tetapi cara masyarakat memberi bentuk pada nilai, otoritas, dan identitas.

    Di Aceh, adat hidup bersama agama dalam praktik sosial, sehingga kebudayaan tidak berdiri netral, melainkan memuat orientasi moral yang kuat. Karena itu, pembahasan tentang Aceh selalu menyentuh pertanyaan lebih besar: siapa yang berhak menetapkan nilai hidup bersama, dan atas dasar apa nilai itu dianggap sah.

    Syariah sebagai pedoman

    Syariah di Aceh tidak hanya dipahami sebagai aturan formal, tetapi juga sebagai sumber legitimasi etis bagi kehidupan publik. Sejumlah tulisan menekankan bahwa penerapan syariat di Aceh ditopang oleh struktur sosial dan budaya yang memang sudah lama dekat dengan nilai-nilai Islam.

    Dari sudut filsafat kebudayaan, ini menunjukkan bahwa hukum tidak pernah sepenuhnya lepas dari kebudayaan tempat ia tumbuh.

    Ketegangan dan dialog

    Meski begitu, relasi adat dan syariah tetap menyimpan ketegangan. Adat membawa fleksibilitas sosial, sedangkan syariah sering hadir sebagai norma yang lebih tegas dan mengikat.

    Justru di titik inilah wacana filsafat kebudayaan menjadi penting, karena ia membantu membaca Aceh bukan sebagai pertarungan menang-kalah, melainkan sebagai dialog panjang antara tradisi lokal, otoritas agama, dan kebutuhan masyarakat modern.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Guru di Ujung Jeruji, Hukum di Ujung Nurani : Siapa yang Sebenarnya Dilindungi

    08/14/2026

    Takut Ketinggalan Membuat Kita Kehilangan Diri Sendiri

    07/17/2026

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026

    Comments are closed.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,036

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,820

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,219

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,806
    Don't Miss
    Top News

    PUSPAKATA Gelar Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Kemanusiaan

    By admin@kopelmanews.com10/04/202621

    KOPELMANEWS.com – Yayasan Persatuan Sosial dan Pengajian Keluarga Tapanuli (PUSPAKATA) menggelar Maulid Akbar Nabi Besar…

    GenBI UIN Ar-Raniry Dalami Kebanksentralan hingga Perlindungan Konsumen Jelang Raker

    10/02/2026

    SEMA FSH UIN Ar-Raniry Gelar RDP, Himpun Aspirasi Mahasiswa untuk Penguatan Fasilitas dan Pelayanan Fakultas

    10/01/2026

    LKKS Aceh Bentuk Panitia Pelantikan Pengurus Wilayah, Gubernur Dijadwalkan Melantik

    09/29/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    PUSPAKATA Gelar Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Kemanusiaan

    10/04/2026

    GenBI UIN Ar-Raniry Dalami Kebanksentralan hingga Perlindungan Konsumen Jelang Raker

    10/02/2026

    SEMA FSH UIN Ar-Raniry Gelar RDP, Himpun Aspirasi Mahasiswa untuk Penguatan Fasilitas dan Pelayanan Fakultas

    10/01/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,036

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,820

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,219
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.