Close Menu
    What's Hot

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    02/07/2026

    DMI Serahkan Beasiswa S2 Manajemen Masjid kepada Kader Terbaik PRIMA DMI

    02/05/2026

    DEMA FAH Sukses Menyelenggaraan PKFA ke-11: Zikir untuk Ketabahan, Ikhtiar untuk Keselamatan

    11/29/2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, Maret 26
    Facebook X (Twitter) Instagram
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Demo
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home ยป Peneliti PSGA UIN Ar-raniry sebut pengungsi Rohingya sebaiknya disekolahkan disekolah sekitar
    Pendidikan

    Peneliti PSGA UIN Ar-raniry sebut pengungsi Rohingya sebaiknya disekolahkan disekolah sekitar

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com05/30/2025Tidak ada komentar42 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Peneliti PSGA UIN Ar-Raniry Harri Santoso, S.Psi.,M.Ed menyebutkan anak-anak Rohingnya yang berada di Pengungsian Mina yang terletak di Kabupaten Pidie sebaiknya dapat disekolahkan di sekolah-sekolah sekitar shelter pengungsian tersebut, hal ini dia sebutkan ketika selesai melaksanakan Program Psikososial Bersama DEMA Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry dan PSGA yang didukung beberapa lembaga seperti UNHCR, YKMI, HIMPSI Aceh, Refugee Center UIN Ar-Raniry. Banda Aceh, 30 Mei 2025

    Harri melihat terdapat belasan anak usia sekolah berada di kamp tersebut sebaiknya disekolahkan disekolah terdekat baik dibawah kemenag dan kemendikdasmen, karena kedua lembaga tersebut telah mengusung semangat Pendidikan inklusif yaitu Pendidikan untuk semua.

    Sebagai manusia, mereka memiliki hak untuk mendapatkan Pendidikan yang layak untuk kehidupan mereka. Pihaknya menyebutkan, selama di Myanmar, mereka tidak mendapatkan Pendidikan yang layak sebagai warga negara, seharusnya ketika mereka di Indonesia khususnya Aceh, sebaiknya mereka mendapatkan hak Pendidikan sebagai hak dasar manusia.

    Sebagai wilayah yang pernah mengalami bencana besar baik bencana alam dan sosial, Aceh layak menjadi laboratorium bencana, sebuah tempat dimana masyarakatnya sudah memiliki pengetahuan dan kearifan lokal dalam menghadapi bencana.

    Masyarakat Aceh memiliki keterbukaan terhadap Masyarakat Rohingnya, tidak ada alasan bagi kita untuk menolak mereka, jika alasannya keberadaan mereka di aceh atau wilayah NKRI akan mengurangi dana untuk Masyarakat bahwa seluruh biaya operasional mereka di Aceh dan Indonesia dibiayai oleh beberapa lembaga internasional seperti UNHCR dan IOM. Bahkan menurutnya, dibeberapa tempat pengungsi dan penduduk di aceh telah berhasil menyatu, hal ini tidak sesuai dengan beberapa fenomena penolakan yang sempat terjadi di beberapa titik di Aceh.

    Terkait dengan kegiatan yang mereka lakukan, menurutnya adalah salah satu wujud peran UIN Ar-raniry Banda Aceh sebagai World class University untuk mampu memberikan solusi terhadap permasalahan sosial yang terjadi tidak hanya masalah lokal namun internasional.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    PD Prima DMI Kota Banda Aceh Resmi Terbentuk pada MUSDA I

    03/01/2026

    IMPS Dorong Pelajar Siantar, Simalungun Lanjut Pendidikan Tinggi

    01/22/2026

    Mahasiswa KKN UNIMAL Kelompok 17 Bersihkan Lapangan Voli Desa Teupin Banja

    01/22/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,181

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,727

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,049

    Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?

    06/12/20251,211
    Don't Miss
    Opini

    Menanti Fajar bagi Gajah Sumatera: Antara Ancaman Kepunahan dan Janji Regulasi

    By admin@kopelmanews.com03/25/202633

    Aceh, kopelmanews.com – Bayangkan sebuah dunia di mana anak-cucu kita hanya bisa melihat gajah melalui…

    Pemerintah Pilih Kasih? Pemerintah Pusat tidak Boleh Diam!

    03/05/2026

    PD Prima DMI Kota Banda Aceh Resmi Terbentuk pada MUSDA I

    03/01/2026

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    02/07/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Menanti Fajar bagi Gajah Sumatera: Antara Ancaman Kepunahan dan Janji Regulasi

    03/25/2026

    Pemerintah Pilih Kasih? Pemerintah Pusat tidak Boleh Diam!

    03/05/2026

    PD Prima DMI Kota Banda Aceh Resmi Terbentuk pada MUSDA I

    03/01/2026
    Most Popular

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,181

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,727

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,049
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.