Close Menu
    What's Hot

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    02/07/2026

    DMI Serahkan Beasiswa S2 Manajemen Masjid kepada Kader Terbaik PRIMA DMI

    02/05/2026

    DEMA FAH Sukses Menyelenggaraan PKFA ke-11: Zikir untuk Ketabahan, Ikhtiar untuk Keselamatan

    11/29/2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, Maret 28
    Facebook X (Twitter) Instagram
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Demo
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » HMPS Psikologi Sukses Gelar Acara Obserfipsy dengan Tema Facing Fears, Finding Strength
    Pendidikan

    HMPS Psikologi Sukses Gelar Acara Obserfipsy dengan Tema Facing Fears, Finding Strength

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com05/29/2025Updated:05/29/2025Tidak ada komentar48 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Psikologi UINAR menggelar acara Obserfipsy bertema “Facing fears, finding strength  : Menemukan keberanian dalam kegelapan”. Acara ini adalah sebuah acara yang bertujuan untuk memberikan strategi coping terhadap rasa takut pada setiap individu melalui observasi film “Orion and The Dark”. Acara ini menghadirkan pemateri hebat yaitu Ibu Siti Hajar Sri Hidayati, S.Psi.,S.Sos.I.,M.A., seorang dosen di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, yang saat ini aktif menjadi dosen di Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry sekaligus menjadi Supervisor di Seca Community, guna memberi pemahaman yang mendalam terhadap strategi coping tersebut. (29/5)

    KEGELAPAN DAN KETAKUTAN

    Kegelapan dapat diartikan sebagai keadaan di mana sedikit atau tidak ada cahaya yang terlihat, atau keadaan yang gelap. Rasa ketakutan terhadap kegelapan  sudah sangat familiar pada setiap kalangan individu.

    Rasa “Takut” adalah salah satu dari emosi yang ada pada manusia. Manusia memiliki tahapan takut yang berbeda-beda, tergantung pada tahapan perkembangannya. Takut adalah hal normal yang terjadi pada diri seseorang.

    Siti Hajar Sri Hidayati, memaparkan beberapa poin yang dapat kita ambil dari bidang psikologi perkembangan, terkait tahapan perkembangan ketakutan, yaitu :

    1. Tahap bayi (0-1 tahun). Pada tahapan ini, seseorang akan merasa takut akan kehilangan figur pengasuh.
    2. Tahap balita (1-3 tahun). Pada tahapan ini, seseorang akan merasa takut terhadap benda dan situasi tertentu.
    3. Tahap Pra-sekolah (3-6 tahun)

    Pada tahapan ini, seseorang akan memiliki rasa takut untuk mengembangkan kemampuan diri, dan sering menghubungkan imajinasi yang ada terhadap monster, hantu, atau kegelapan. Hal ini dikarenakan pada usia tiga sampai enam tahun, manusia belum memiliki pemikiran yang konkret.

    TRAUMA DAN PHOBIA

    Trauma dan Phobia adalah jenis yang ada pada rasa takut. Dapat diartikan bahwa trauma adalah ketakutan yang memiliki sifat wajib dan jelas. Hal ini dikarenakan bahwa trauma dialami setelah kejadian dan pengalaman yang ada.

    Phobia adalah rasa takut yang memiliki sifat tidak jelas. Hal ini dikarenakan adanya rasa imajinasi yang negatif terhadap sesuatu yang belum dilalui dan dialami. Salah satu contoh phobia adalah rasa takut terhadap kecoa, ketinggian, kedalaman, dan lain-lain.

    STRATEGI COPING DALAM FILM “ORION AND THE DARK”

    Coping dapat diartikan sebagai strategi penanganan stress. Mekanisme coping juga dapat diartikan sebagai jawaban dari rasa takut itu sendiri. Siti Hajar Sri Hidayati memaparkan pendapat bahwa, Dalam filim Orion and the dark, dapat diambil kesimpulan seorang anak yang mengalami rasa ketakutan akan kegelapan. Film tersebut juga menggambarkan bagaimana anak tersebut mengatasi rasa takut yang ada pada dirinya.

    Mekanisme coping pada film tersebut menjelaskan bahwa seorang Orion mengatasi rasa takutnya dengan cara memilih berteman dengan Dark, yang selama ini menjadi momok yang menakutkan bagi dirinya. Orion memilih berfokus pada emosinya, yang perlahan mulai menyadari bahwa ketakutan yang dialaminya selama ini dapat diatasi.

    Dapat diambil kesimpulan dalam bidang psikologi, bahwa Orion menggunakan strategi mekanisme coping :

    1. Desensitisasi : Mengurangi rasa takut secara perlahan
    2. Resiliensi : Konteks yang terkendali dan akhirnya membangun penerimaan.

    Siti Hajar Sri Hidayati memberikan pesan diakhir pemaparannya “Takut itu normal, tapi kalau berlebihan itu negatif”

    REFLEKSI

    Acara ini juga mengadakan tahap refleksi kepada para peserta terhadap film yang bertajuk “Orion and The Dark”. Salah seorang peserta memaparkan refleksinya :

    “Film ini membahas bahwa, setiap orang memang punya ketakutan, tapi ketakutan bukanlah penghalang, semua tergantung presepsi kita sendiri. Jangan terlalu negatif thinking, semua ada hikmahnya. Dibalik kegelapan ada kebahagiaan”.

    Acara ini diadakan secara offline, yang berlokasi di  Aula Teater Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry Banda Aceh, pada Rabu, 28 mei 2025, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Lebih dari 90 peserta terkhusus mahasiswa universitas dan siswa SMA, SMK, MA-sederajat turut serta dalam acara ini. Tingginya antusiasme peserta yang mengikuti acara ini, menunjukkan besarnya rasa ingin tahu untuk mengatasi rasa “Takut” yang menjadi momok menakutkan dalam diri seseorang.

    Dengan semakin banyaknya program seperti ini, diharapkan Organisasi Mahasiswa Fakultas Psikologi dapat membuka wawasan bagi mahasiswa dan civitas akademika.

    (ASFH)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    PD Prima DMI Kota Banda Aceh Resmi Terbentuk pada MUSDA I

    03/01/2026

    IMPS Dorong Pelajar Siantar, Simalungun Lanjut Pendidikan Tinggi

    01/22/2026

    Mahasiswa KKN UNIMAL Kelompok 17 Bersihkan Lapangan Voli Desa Teupin Banja

    01/22/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,182

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,727

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,050

    Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?

    06/12/20251,212
    Don't Miss
    Opini

    Menanti Fajar bagi Gajah Sumatera: Antara Ancaman Kepunahan dan Janji Regulasi

    By admin@kopelmanews.com03/25/202633

    Aceh, kopelmanews.com – Bayangkan sebuah dunia di mana anak-cucu kita hanya bisa melihat gajah melalui…

    Pemerintah Pilih Kasih? Pemerintah Pusat tidak Boleh Diam!

    03/05/2026

    PD Prima DMI Kota Banda Aceh Resmi Terbentuk pada MUSDA I

    03/01/2026

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    02/07/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Menanti Fajar bagi Gajah Sumatera: Antara Ancaman Kepunahan dan Janji Regulasi

    03/25/2026

    Pemerintah Pilih Kasih? Pemerintah Pusat tidak Boleh Diam!

    03/05/2026

    PD Prima DMI Kota Banda Aceh Resmi Terbentuk pada MUSDA I

    03/01/2026
    Most Popular

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,182

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,727

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,050
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.