Aceh, Kopelmanews.com – Selama masa kepengurusan Dewan Pengurus Harian (DPH) IMARSU tahun 2025, berbagai perjalanan, dinamika, serta momen luar biasa telah berhasil dilalui dengan penuh dedikasi. Banda Aceh (2/4/2026)
Sejak awal amanah diemban, IMARSU terus berupaya menghadirkan program-program yang tidak hanya mempererat kebersamaan mahasiswa asal Sumatera Utara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, hingga budaya.
Dalam bidang keagamaan dan sosial, IMARSU aktif melaksanakan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Kegiatan seperti Safari Ramadhan di Masjid Fathun Mubin, buka puasa bersama, berbagi takjil, hingga Sahur On The Road menjadi bukti nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus dijaga.
Tidak hanya itu, IMARSU juga menjalin silaturahmi dengan DPRD Sumatera Utara sebagai bentuk upaya membangun relasi serta ruang diskusi yang konstruktif.
Momentum besar juga terlihat pada Penerimaan Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry tahun 2025, di mana IMARSU sukses menyelenggarakan Temu Ramah Paguyuban dengan menghimpun kurang lebih 205 mahasiswa asal Sumatera Utara.
Kegiatan ini menjadi salah satu capaian terbesar selama periode kepengurusan, sekaligus menegaskan bahwa IMARSU hadir sebagai wadah kebersamaan, rumah kedua, serta ruang berbagi bagi mahasiswa perantauan.
Kehadiran para pembina IMARSU yang juga merupakan dosen asal Sumatera Utara turut menambah nilai kebersamaan dan kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.
Di bidang pendidikan dan keagamaan, IMARSU juga menunjukkan eksistensinya melalui penyelenggaraan seminar internasional yang berkolaborasi dengan Abqary Cendekia, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Lembaga Dakwah Kampus UIN Ar-Raniry. Hal ini menjadi bukti bahwa IMARSU tidak hanya bergerak dalam lingkup internal, tetapi juga mampu menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.
Sementara itu, dalam rangka memperingati Milad IMARSU ke-8, diselenggarakan pesta kebudayaan yang memperkenalkan ragam tarian dan budaya Sumatera Utara di Serambi Mekkah. Kegiatan ini semakin semarak dengan kolaborasi bersama Milad UIN Ar-Raniry ke-62 yang dilaksanakan di Auditorium Ali Hasyimi. Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa IMARSU tetap menjaga identitas budaya daerah sekaligus berkontribusi dalam lingkungan kampus.
Kepedulian sosial IMARSU juga tercermin saat terjadinya bencana banjir di Aceh. IMARSU turut bergerak cepat dengan mengadakan penggalangan dana yang berhasil menghimpun lebih dari 20 juta rupiah, serta menyalurkan bantuan berupa logistik pangan dan pakaian layak pakai. Hal ini menunjukkan bahwa IMARSU tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa asal Sumatera Utara, tetapi juga hadir sebagai organisasi yang aktif berkontribusi dalam berbagai kondisi kemanusiaan.
Lebih dari itu, keberadaan IMARSU di Aceh tidak menjadikan anggotanya eksklusif atau terpisah dari lingkungan sekitar. Justru sebaliknya, IMARSU terus berupaya berbaur, menghargai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Aceh sebagai bentuk harmonisasi antarbudaya dalam kehidupan kampus dan masyarakat.
Seluruh capaian dan perjalanan ini menjadi bukti nyata bahwa IMARSU telah berkembang menjadi organisasi yang progresif, inklusif, dan berdampak.
Menjelang masa transisi kepengurusan, DPH IMARSU tahun 2025 berharap estafet kepemimpinan dapat terus dilanjutkan dengan semangat yang sama, bahkan lebih baik, demi mewujudkan IMARSU yang semakin maju dan bermanfaat di masa yang akan datang.

