Close Menu
    What's Hot

    Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030

    08/06/2026

    Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Pasar Soroti Dampaknya

    07/27/2026

    3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026

    07/24/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, Agustus 13
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Mahasiswa Psikologi Amati Pembelajaran Siswa Tunarungu di SLB B YPAC
    Opini

    Mahasiswa Psikologi Amati Pembelajaran Siswa Tunarungu di SLB B YPAC

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com12/27/2025Tidak ada komentar17 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Penulis : Dinda Rahma Dina, Mahasiswi Psikologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, Kopelmanews.com – Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Sekolah Luar Biasa (SLB) B YPAC. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami karakteristik anak tunarungu, khususnya dalam aspek komunikasi, aktivitas fisik, serta interaksi sosial di lingkungan sekolah. Banda Aceh (27/12/2025)

    Sejak awal memasuki lingkungan SLB-B YPAC, suasana belajar yang ditemui tampak berbeda dibandingkan dengan sekolah reguler. Proses pembelajaran tidak didominasi oleh komunikasi verbal, melainkan mengandalkan bahasa isyarat, ekspresi wajah, serta gerakan tubuh. Siswa tunarungu terlihat berinteraksi secara aktif satu sama lain melalui komunikasi visual yang berlangsung alami dan lancar. Kondisi ini menunjukkan bahwa keterbatasan pendengaran tidak menjadi penghalang bagi siswa dalam menjalin hubungan sosial.

    Lingkungan SLB-B YPAC memperlihatkan pola pembelajaran yang menekankan komunikasi visual dan nonverbal. Selama proses observasi, interaksi antarsiswa berlangsung aktif melalui bahasa isyarat, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh. Pola komunikasi tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan sosial di antara siswa tunarungu. Meskipun tanpa komunikasi verbal, siswa mampu mengekspresikan emosi, menyampaikan kebutuhan, serta merespons lingkungan sekitar dengan baik. Hal ini menunjukkan efektivitas bentuk komunikasi alternatif dalam mendukung proses belajar.

    Dari perspektif psikologi, penggunaan bahasa isyarat tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga berperan dalam pembentukan identitas dan rasa percaya diri siswa tunarungu. Siswa tampak nyaman dan tidak menunjukkan hambatan berarti dalam berinteraksi, baik dengan teman sebaya maupun dengan guru. Lingkungan belajar yang mendukung terlihat berkontribusi positif terhadap perkembangan psikososial anak berkebutuhan khusus.

    Selain aspek komunikasi, aktivitas fisik juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Pada saat kunjungan berlangsung, siswa mengikuti kegiatan senam yang dipandu oleh guru olahraga. Instruksi diberikan melalui contoh gerakan dan arahan visual yang jelas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran dapat berjalan efektif tanpa komunikasi verbal. Aktivitas senam membantu siswa melatih koordinasi gerak, konsentrasi, serta kemampuan mengikuti aturan dalam kelompok.

    Kegiatan senam lantai juga menjadi bagian dari aktivitas siswa. Dalam pelaksanaannya, guru menerapkan pendekatan yang suportif dan penuh kesabaran dengan menekankan proses dibandingkan hasil akhir. Siswa diberikan ruang untuk mencoba sesuai kemampuan masing-masing tanpa tekanan. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang aman dan mendorong siswa untuk berani bereksplorasi serta mengembangkan potensi diri.

    Aspek hubungan emosional antara guru dan siswa tampak terjalin dengan baik. Interaksi yang terjadi menunjukkan adanya kelekatan emosional dan rasa saling percaya. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai figur pendukung yang memberikan penguatan positif. Sikap apresiatif guru, baik melalui gestur maupun ekspresi wajah, terlihat memberikan dampak positif terhadap rasa percaya diri siswa tunarungu.

    Dalam salah satu kesempatan, dilakukan komunikasi langsung dengan seorang siswa menggunakan bahasa isyarat sederhana. Meskipun terdapat keterbatasan dalam penguasaan bahasa isyarat, respons siswa yang ramah dan kooperatif, ditunjukkan melalui senyuman dan gestur yang perlahan, menciptakan suasana interaksi yang nyaman. Pengalaman ini menunjukkan bahwa komunikasi dapat terjalin dengan baik apabila dilandasi empati dan kemauan untuk saling memahami.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Takut Ketinggalan Membuat Kita Kehilangan Diri Sendiri

    07/17/2026

    Ketika Sumang Mulai Ditinggalkan: Krisis Moral di Tanah Gayo

    07/06/2026

    Filsafat Kebudayaan: Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal di Tengah Arus Modernisasi

    07/06/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    Top Posts

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,004

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,214

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,801
    Don't Miss
    Pendidikan

    Guru Tidak Hanya menjadi Agen Pembelajaran, tetapi juga Agen Peradaban

    By admin@kopelmanews.com08/12/20266

    Aceh, Kopelmanews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa guru memiliki…

    Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030

    08/06/2026

    Permainan Mencari Mata Hewan, Melatih Atensi Visual

    08/03/2026

    Silaturahmi Remaja Masjid se-Kecamatan Gunung Malela Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Generasi Muda

    08/02/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Guru Tidak Hanya menjadi Agen Pembelajaran, tetapi juga Agen Peradaban

    08/12/2026

    Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030

    08/06/2026

    Permainan Mencari Mata Hewan, Melatih Atensi Visual

    08/03/2026
    Most Popular

    Otak yang Merenung: Ketika Neurosains Membuktikan Kebenaran Tafakkur dalam Al-Qur’an

    06/16/202621,004

    Ilusi Self-Care Dewasa Muda: Ketika Bed Rotting Menjadi Tameng Pelarian Psikologis

    06/21/20264,767

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,214
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.