Aceh, kopelmanews.com – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry resmi memulai program Orang Tua Angkat di Kampung Yan Dulang Kecil sebagai bagian dari pengabdian masyarakat lintas budaya. Kampung Yan Dulang Kecil, (26/8/2025)
Program ini dirancang untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Melalui skema Orang Tua Angkat, para mahasiswa tidak hanya tinggal bersama keluarga di kampung, tetapi juga belajar secara langsung mengenai kearifan lokal, nilai kekeluargaan, serta dinamika sosial masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat Kampung Yan Dulang Kecil menyediakan empat rumah untuk mahasiswa perempuan dan dua rumah untuk mahasiswa laki-laki. Dengan pembagian ini, diharapkan interaksi mahasiswa dengan keluarga angkat dapat lebih intensif, terarah, dan penuh keakraban.
“Kami berharap program ini menjadi jembatan yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan realitas sosial, serta memperkaya pengalaman mahasiswa dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa peserta KPM.
Masyarakat pun menyambut program ini dengan penuh kehangatan. “Semoga program ini bisa mempererat budaya satu sama lain. Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kampung kami,” ujar salah satu perwakilan masyarakat Kampung Yan Dulang Kecil.
Program Orang Tua Angkat akan berlangsung sepanjang masa KPM internasional. Selama itu, mahasiswa diharapkan dapat benar-benar berinteraksi, berkontribusi, dan terlibat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat ikatan persaudaraan antarbangsa, tetapi juga menumbuhkan rasa empati, solidaritas, serta komitmen mahasiswa dalam mengabdi kepada masyarakat.

