Aceh, kopelmanews.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi L-XXVII174 Universitas Syiah Kuala dengan tema “Revitalisasi Perpustakaan Gampong dalam Meningkatkan Giat Literasi” sukses melaksanakan kegiatan Kunjungan Literasi ke MIN 34 Aceh Besar. Gampong Durung, (1/8/2025)
Kegiatan ini merupakan bagian dari salah satu program kerja kolaboratif dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan bertujuan untuk memperkuat budaya literasi sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah dasar.
Kunjungan ini berlangsung di halaman sekolah dengan melibatkan siswa kelas 5A dan 5B sebagai peserta utama. Dalam kegiatan tersebut, tim KKN membawakan materi seputar literasi secara interaktif dan menyenangkan. Materi yang disampaikan mencakup pengertian literasi, jenis-jenis literasi (seperti literasi baca-tulis, digital, numerasi, hingga finansial), serta manfaat literasi dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa-siswi terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka tidak hanya mendengarkan paparan dari mahasiswa, tetapi juga aktif menjawab pertanyaan dan berdiskusi mengenai pemahaman singkat mereka tentang materi yang telah dijelaskan.
“Anak-anak perlu tahu bahwa literasi bukan sekadar membaca buku, tapi juga tentang bagaimana kita memahami informasi, berpikir kritis, dan mampu menyampaikan ide dengan baik,” ujar ketua tim KKN.
Para guru MIN 34 Aceh Besar menyambut dengan baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap bahwa kunjungan serupa dapat dilakukan secara berkala. Mereka melihat adanya semangat baru yang muncul dari para siswa setelah terlibat dalam aktivitas ini.
Kegiatan kunjungan literasi ini menjadi salah satu langkah awal dari rangkaian program revitalisasi perpustakaan gampong yang sedang dijalankan oleh kelompok KKN 174 di Gampong Durung. Program ini tidak hanya fokus pada pengelolaan ruang perpustakaan, tetapi juga menitik beratkan pada edukasi masyarakat dan pelajar tentang pentingnya literasi dalam pembangunan desa.
Dengan terselenggaranya kunjungan ini, KKN Tematik Literasi 174 berharap dapat mendorong kesadaran akan pentingnya literasi sebagai fondasi berpikir, belajar, dan berdaya dalam menghadapi tantangan zaman.

