Close Menu
    What's Hot

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    02/07/2026

    DMI Serahkan Beasiswa S2 Manajemen Masjid kepada Kader Terbaik PRIMA DMI

    02/05/2026

    DEMA FAH Sukses Menyelenggaraan PKFA ke-11: Zikir untuk Ketabahan, Ikhtiar untuk Keselamatan

    11/29/2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Senin, Februari 9
    Facebook X (Twitter) Instagram
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Demo
    • Home
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Redaksi
    kopelmanews.comkopelmanews.com
    Home » Gangguan Layanan BSI Berulang, Aceh Perlu Pertimbangkan Alternatif Perbankan
    Opini

    Gangguan Layanan BSI Berulang, Aceh Perlu Pertimbangkan Alternatif Perbankan

    admin@kopelmanews.comBy admin@kopelmanews.com02/10/2025Updated:02/10/2025Tidak ada komentar206 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Poto | Alinafia N. Mahasiswa USK, Jurusan Teknik Pertambangan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Aceh, kopelmanews.com – Gangguan layanan yang kembali melanda Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan keresahan besar di kalangan masyarakat Aceh. Sebagai bank syariah terbesar dan satu-satunya yang dominan di provinsi Aceh, BSI memegang peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi lokal. Namun, dengan gangguan layanan yang berulang, masyarakat dan pelaku usaha mulai mempertanyakan ketergantungan penuh Aceh pada satu institusi keuangan ini.

    Gangguan kali ini membuat ribuan nasabah kesulitan mengakses layanan penting seperti transfer, penarikan tunai, dan pembayaran melalui aplikasi Byond/BSI Mobile maupun ATM. Situasi ini diperburuk dengan fakta bahwa hampir tidak ada alternatif perbankan syariah lain di Aceh, seiring dengan implementasi Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Qanun ini mewajibkan semua lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh untuk berbasis syariah, sehingga bank konvensional tidak lagi hadir sebagai opsi.

    Pelaku usaha di berbagai sektor mengeluhkan dampak langsung dari gangguan ini. Dalam situasi seperti ini, pemerintah Aceh tidak bisa lagi bersikap pasif. Ketergantungan yang terlalu besar pada satu bank berisiko tinggi, terutama jika gangguan terus terjadi tanpa solusi konkret dari pihak BSI. Sudah saatnya pemerintah Aceh mempertimbangkan langkah nyata dan strategis untuk menciptakan alternatif bank baru atau memperkuat institusi keuangan lokal seperti Bank Aceh.

    Pengembangan Bank Aceh sebagai bank syariah yang kompetitif dapat menjadi solusi jangka panjang. Dengan dukungan pemerintah daerah, Bank Aceh memiliki potensi untuk menjadi alternatif kuat yang mampu bersaing dengan BSI. Langkah ini tidak hanya memberikan pilihan kepada masyarakat, tetapi juga mengurangi risiko monopoli yang saat ini dimiliki BSI.

    Namun, pemerintah harus tetap bijaksana dalam menjaga kekhususan syariah di Aceh. Membuka pintu bagi lembaga keuangan konvensional sebagai alternatif bukanlah solusi yang sejalan dengan visi Qanun LKS. Sebaliknya, penguatan sistem perbankan syariah lokal harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu mendorong pertumbuhan dan profesionalisme bank-bank syariah lainnya di Aceh, baik melalui kolaborasi dengan bank nasional syariah maupun peningkatan kapasitas Bank Aceh.

    (AN)

    Aceh Bank Syariah Indonesia Byond by BSI Perbankan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    admin@kopelmanews.com
    • Website

    Related Posts

    Melihat Anak Berkebutuhan Khusus dari Perspektif Kemanusiaan

    01/16/2026

    Ketika Langit Tak Memilih Siapa yang Berhak Terbang

    01/14/2026

    Anak Berkebutuhan Khusus (ABK): Tantangan, Hak, dan Harapan dalam Pendidikan serta Kehidupan Sosial

    01/10/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,179

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,727

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,043

    Kenapa Gen Z Gampang Overthinking?

    06/12/20251,209
    Don't Miss
    Nasional

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    By admin@kopelmanews.com02/07/20269

    Aceh, Kopelmanews.com – Wakil Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Ar-Raniry Sumatera Utara (IMARSU), Reyhan Marbun, menghadiri…

    DMI Serahkan Beasiswa S2 Manajemen Masjid kepada Kader Terbaik PRIMA DMI

    02/05/2026

    IMPS Dorong Pelajar Siantar, Simalungun Lanjut Pendidikan Tinggi

    01/22/2026

    Mahasiswa KKN UNIMAL Kelompok 17 Bersihkan Lapangan Voli Desa Teupin Banja

    01/22/2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    • LinkedIn
    • TikTok
    • Threads

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    KOPELMANEWS
    Jl. Teuku Nek, Lamtheun, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: admin@kopelmanews.com
    Contact: +62 851 1720 2024

    Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Wakil Ketua IMARSU Reyhan Marbun Hadiri Silatnas Nasional 2026 di Jakarta, Terima Beasiswa S2 dari Jusuf Kalla

    02/07/2026

    DMI Serahkan Beasiswa S2 Manajemen Masjid kepada Kader Terbaik PRIMA DMI

    02/05/2026

    IMPS Dorong Pelajar Siantar, Simalungun Lanjut Pendidikan Tinggi

    01/22/2026
    Most Popular

    Dana Otsus Aceh: Antara Harapan dan Realita Pembangunan

    07/27/20253,179

    Ketenangan Jiwa dalam Zikir dan Doa

    05/09/20252,727

    Belajar Tanpa Suara: Saatnya Bahasa Isyarat Masuk ke Kurikulum Nasional

    12/25/20252,043
    Stats
    © 2026 KN Team
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.